Sukses

Batuk Menahun?

18 Feb 2017, 23:04 WIB
Pria, 42 tahun.

Dokter, Saya telah batuk selama hampir 12 tahun. Batuknya hanya sekali-sekali saja dan akan parah bila sehabis minum seperti kopi, jahe, teh. Dan akan reda bila sy minum obat batuk, tapi tdk hilang hanya kembali batuk ringan. Pada awal batuk sy pernah ke dokter tapi tdk sembuh. Sy tdk demam, dahak tdk berwarna, dada tdk sesak, bahkan berat badan saya malah cenderung naik. Kira2 ini batuk apa ya dok? Dan bagaimana menyembuhkan nya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai keluhan batuk yang Anda alami, akan dibutuhkan beberapa data terkait keluhan yang Anda rasakan, misalnya sudah berapa lama keluhan dirasakan, apakah batuk terjadi terus-menerus atau hanya di pagi atau malam hari, apakah disertai dengan keluhan sesak, demam, keringat malam, batuk darah, atau nyeri dada, apakah Anda merokok, apakah ada keluarga yang mengalami keluhan batuk lama atau sedang/pernah melakukan pengobatan penyakit TBC paru, dan sebagainya.

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh pada saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk dapat terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu pada reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang lama dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya:

Alergi, yang dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, serta sesak.
Asma.
Infeksi, seperti tuberkulosis (TB), infeksi mikoplasma, dan sebagainya.
Bronkitis, yang merupakan radang pada bronkus (saluran yang menghantarkan udara ke paru-paru).
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD), yang merupakan penyakit refluks yang umumnya disertai keluhan rasa panas atau terbakar pada daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung.
Penggunaan obat tertentu, seperti obat golongan ACE inhibitor.
Post Nasal Drip (PND), yang merupakan adanya cairan di belakang hidung.

Mengingat ketepatan diagnosa hanya dapat dilakukan dengan wawancara medis mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung disertai dengan beberapa pemeriksaan penunjang, kami sarankan Anda mengunjungi dokter atau Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan tatalaksana yang optimal bagi Anda.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel lainnya yang mungkin dapat bermanfaat:

  • 8 Penyebab Batuk Kronis
  • Awas Penyakit Paru Obstruktif Kronik
  • Tuberkulosis Paru (TBC Paru)
  • Bronkitis

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar