Sukses

Bayi Belum Bisa Merangkak

18 Feb 2017, 09:16 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok, anak saya usia 9 bulan lahir dngn bb 2,0 kg . skrng blm bisa merayap menggunakan tangan dan lututnya. Tp dia bergerak dengan cara merayap. Apakah merayap bagian dari merangkak? Apakah faktor berat badan ketika lahir berpengaruh juga? Terimakasih dok.

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Anak pada umumnya memang diharapkan sudah dapat merangkak ketika menginjak usia 6-9 bulan.

Saat ini anak Anda memang belum bisa merangkak, namun Anda tidak perlu merasa khawatir karena setiap anak dapat memiliki variasi dalam pencapaian perkembangannya.

Untuk perkembangan yang optimal, diperlukan peran Anda dan setiap orang yang berada di sekitar buah hati untuk merangsang perkembangannya dengan memberikan stimulasi secara periodik dan teratur.

Yang harus diingat adalah agar stimulasi tersebut dilakukan secara rutin dan bertahap hingga anak dapat mencapai perkembangannya dengan baik.

Pada usia 9 bulan, anak Anda seharusnya sudah dapat melakukan berbagai hal berikut:

Duduk (sikap tripod) sendiri
Belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan
Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
Memungut 2 benda, masing-masing tangan memegang 1 benda bersamaan.
Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata
Mencari mainan / benda yang dijatuhkan
Bermain tepuk tangan / cilukba
Bergembira dengan melempar benda
Makan kue sendiri.
Anda mengatakan bahwa saat ini anak anda belum bisa merangkak. Perhatikan aspek perkembangan lain, apakah ia sudah dapat melakukan beberapa hal dalam daftar di atas.

Anda dapat mengejar perkembangan gerak kasar anak anda dengan melakukan berbagai metoda stimulasi perkembangan anak. Stimulasi gerak kasar yang diberikan pada usia 9 bulan adalah:

1. Merangkak

Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

2. Menarik ke posisi berdiri

Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

3. Berjalan berpegangan

Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

4. Berjalan dengan bantuan

Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

 

Mulailah menerapkan berbagai stimulasi di atas untuk merangsang gerak kasar anak anda. Dalam prosesnya anda dapat dibantu oleh kedua orang tua, pengasuh dan semua orang lain yang sering berinteraksi dengan anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar