Sukses

Mengenali Tanda dan Gejala Stroke

01 Nov 2016, 00:00 WIB
Wanita, 52 tahun.

mau nanya klo misalnya stroke itu kan gejalanya g bisa jalan sebagian dari kepala sampai kaki(yg saya tahu)...tetapi klo ini hanya dari dada sampai kaki dan itu hanya sebagian...dan setelah di cek ke laboratorium semuanya itu normal dari darah,kolesterol, asam urat,dll...klo gejala seperti itu termasuk gejala dari penyakit apa?

 

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Gejala-gejala stroke yang dialami oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung dari daerah otak yang terserang, antara lain :

  • Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh

  • Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh

  • Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran

  • Penglihatan ganda

  • Pusing

  • Bicara tidak jelas (pelo)

  • Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat

  • Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh

  • Pergerakan yang tidak biasa

  • Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih

  • Ketidak seimbangan dan terjatuh

  • Pingsan.

Jadi, gejala stroke tidak harus melibatkan seluruh bagian tubuh di satu sisi. Kelumpuhan satu sisi organ tubuh, misalnya mata saja sudah bisa menjadi tanda serangan stroke. Gejala stroke bisa menjadi bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1-2 hari akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati. Karena itu, orang dengan gejala-gejala stroke sebaiknya segera dibawa ke dokter secepatnya. Untuk menegakkan diagnosis stroke juga bukan hanya berdasarkan hasil pemeriksaan labolatorium, namun juga harus melalui pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. Untuk itu, kami sarankan sebaiknya Anda memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis saraf. Dokter mungkin akan menganjurkan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI.

Sebagai tambahan informasi, kondisi kesehatan tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke. Orang yang berisiko tinggi mendapat serangan stroke antara lain :

  • Penderita tekanan darah tinggi, dimana tekanan darah lebih dari 140/90Penderita kolesterol tinggi

  • Penderita gula darah (diabetes mellitus)

  • Perokok

  • Penderita atrial fibrilation

  • Obesitas

  • Tidak pernah berolah raga

  • Terdapat riwayat stroke pada keluarga

  • Pernah mengalami serangan stroke sebelumnya

Stroke sumbatan dapat ditangani dengan pemberian obat-obatan pengencer darah, sementara stroke perdarahan yang kecil diterapi dengan obat-obatan penghenti perdarahan. Jika luas, barulah dilakukan pembedahan. Setelah keadaan pasien stabil, barulah dilakukan fisioterapi. Kelumpuhan saraf yang terjadi setelah stroke tidak dapat kembali normal 100%, karena sudah ada jaringan otak yang mati setelah kejadian stroke tersebut. Yang terpenting adalah menjaga agar stroke jangan sampai terulang, dengan mengontrol faktor-faktor risiko seperti yang telah disebutkan di atas.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar