Sukses

Benjolan Mulut Rahim

02 Nov 2016, 00:00 WIB
Wanita, 34 tahun.

tumbuh benjolan di sekitar mulut rahim

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

 

Banyak penyebab benjolan pada mulut rahim. Beberapa penyebabnya adalah adanya kondiloma, sumbatan kelenjar atau ada pertumbuhan jaringan pada serviks. Karena itu, kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter secara langsung, agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik langsung dan diketahui penyebab benjolan tersebut. Jengger ayam atau kutil pada kelamin, dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah kondiloma akuminata, merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Pada sebagian kasus, kutil kelamin ini dapat menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun dapat juga terus tumbuh dan membesar. Jenis HPV yang menyebabkan kutil kelamin berbeda dengan jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks. Dan kutil kelamin di vagina bukan berarti akan berkembang menjadi kanker serviks di masa depan.

Jengger ayam pada kelamin dapat diobati dengan beberapa pilihan pengobatan, antara lain dengan mengoleskan gel, salep atau krim pada jengger ayam tersebut, dengan cryosurgery, dengan laser,  atau dengan operasi kecil untuk mengangkat jengger ayam yang berukuran lebih besar. Dengan penanganan yang tepat maka kondiloma akuminata dapat disembuhkan, meskipun sering kambuh.

Efektivitas penanganan sangat bergantung pada ukuran dan juga metode penanganan. Penanganan dengan gel/salep/krim kemungkinan akan memberikan hasil yang lebih lambat pada ukuran jengger ayam yang lebih besar.

Kondiloma akuminata juga merupakan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual. Selain itu Anda perlu memperhatikan agar melakukan hubungan seksual yang aman, tidak berganti-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual dalam hubungan pernikahan agar kondiloma akuminata tidak berulang atau terkena infeksi menular seksual lainnya.

Apakah Anda pernah memperoleh diagnosis kutil kelamin dari dokter spesialis kulit? Karena gambaran yang berbeda tentunya memiliki diagnosis dan penanganan yang berbeda. Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar