Sukses

Alergi Susu Sapi Pada Anak. Bagaimana Solusinya?

31 Oct 2016, 00:00 WIB
Wanita, 27 tahun.

Pagi dok, anak saya saat ini usianya 1th, dy didiagnosa alergi susu sapi sejak berusia 4bln, saya memang tidak ASI ekslusif. Sejak didiagnosa alergi susu sapi saya pun langsung mengganti sufornya dengan BMT php, kemudian setelah 6bln saya melanjutkan dengan Chimil php, setelah sekarang berusia 1th saya mencoba utk mengganti dengan sufor biasa (tidak php) tapi masih diselingi dengan Chil kids php. Penggantian sufor sudah berjalan lebih kurang 1 minggu. Pertanyaan saya, anak saya sering gatel2 didaerah leher, dan kadang ada bberapa bercak merah di kulit perut dan paha seperti digigit semut tapi tidak bengkak. Apakah itu reaksi alergi yg kembali timbul krn pergantian sufor tersebut? Apakah harus diteruskan sufor biasanya ataukah harus dihentikan lagi? Bagaimanakah agar anak saya benar2 bebas dari alergi susu sapi? Terimakasih dok..

 

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah bintik kemerahan ini hanya terjadi baru- baru ini saja? Bintik kemerahan tersebut memang bisa saja merupakan manifestasi alergi susu sapi, namu bisa juga bukan. Faktanya, anak yang cenderung alergi umumnya memiliki tipe kulit yang sensitif dan mudah iritasi. Jadi bisa saja akibat iritasi dari  sabun mandinya atau pakaian. Akantetapi bila keluhan ini terjadi setelah pergantian susu, maka kemungkinan besar yang terjadi adalah akibat alergi susu sapi.

Manifestasi klinis alergi protein susu sapi (APSA) pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti asma berat, udem laring, dan anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut. Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah, diare, dan diare berkepanjangan.

Apabila anak anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, susu gandum, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Mengenai  kapan anak bisa diperkenalkan kembali kepada produk susu, sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter anak Anda. Umumnnya setelah 1 tahun anak bisa mulai diperkenalkan kembali, namun dimulai dari produk yang kadarnya susu sapinya rendah, misalnya biskuit. Akantetapi batasan usia ini bisa bervariasi pada tiap- tiap anak.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar