Sukses

Bahaya Anal Seks

14 Apr 2015, 00:00 WIB
Wanita, 25 tahun.

Saat istri menstruasi kadang suami minta di layanin, Anal sex dan oral apakah boleh dilakukan,,??

Terima kasih telah menggunakan layanan  e-konsultasi KlikDokter.com

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Namun sebelumnya izinkan kami untuk menjelaskan sedikit tentang kondisi Anda ini.

Tidak semua wanita harus kehilangan gairah bercinta meski usia mereka terus bertambah. Sebuah penelitian mengungkap bahwa wanita yang menikmati berhubungan seksual dengan pasangannya akan terus aktif bercinta meski sudah tua.

Penelitian lain menyebutkan bahwa semua orang, berapapun usianya, dapat menikmati seks selama yang dia inginkan. Tapi tentu saja dengan beberapa batasan tertentu. Hindarilah hubungan seks yang tidak sehat. Salah satunya yaitu anal seks.

Ketika melakukan anal seks, pria akan memasukkan alat kelaminnya ke dalam lubang anus pasangannya. Tentunya keadaan ini tidak higienis sama sekali karena lubang anus merupakan tempat keluarnya kotoran. Dari perilaku anal seks ini dapat timbul berbagai macam penyakit, bahkan anal seks dianggap sebagai perilaku seks yang paling berisiko.

Berikut beberapa risiko dan dampak dari hubungan seks melalui lubang dubur (anal seks):

  • Lubang anus tidak menghasilkan lubrikan seperti vagina, sehingga selain hanya akan merasakan nyeri sepanjang penetrasi di dubur, penetrasi ke dalam anus juga dapat menyebabkan luka pada anus.
  • Luka tersebut memungkinkan masuknya virus dan bakteri ke dalam pembuluh darah.
  • Bagian dalam anus tidak dilapisi kulit seperti bagian luar anus sehingga tidak ada yang memproteksi masuknya virus ataupun bakteri.
  • Dengan demikian perilaku anal seks menjadi rentan terkena penyakit menular seperti HIV– AIDS, hepatitis, HPV dan lain-lain.
  • Selain itu, otot di sekitar anus yang berbentuk cincin dapat menjadi longgar bila anal seks dilakukan berulang-ulang sehingga lambat laun, dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menahan BAB (buang air besar) karena ototnya telah menjadi longgar.

Kami sarankan Anda segera berkonsultasi langsung dan memeriksakan kondisi Anda ke dokter terdekat agar dapat mengetahui penyebab pasti masalah Anda dan memberikan solusi yang lebih akurat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat.
Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar