Sukses

Tanya Dong Dok

29 Aug 2010, 00:00 WIB
Wanita, 0 tahun.
dok...sejak melahirkan 15 bulan yang lalu saya baru sekali dapat haid yaitu bulan lalu sesuai jadwal biasa yaitu di awal bulan namun bulan ini saya belum haid saya sudah konsultasikan dan periksa di dokter dan hasilnya saya negatif(tidak hamil),tapi kok sampai hari ini saya belum juga haid.mohon penjelasannya. (Jenis Kelamin : perempuan, Umur : 24 Tahun, Tinggi Badan : 155 cm, Berat Badan : 48 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Usai persalinan mayoritas ibu haidnya jadi kacau meski semula siklusnya teratur. Pada mereka dengan persalinan normal, secara teori keteraturan haid akan lebih cepat terjadi. Hal ini terjadi karena saat hamil terjadi perubahan hormonal dalam diri wanita yang bersangkutan. Tepatnya, peningkatan hormon estrogen, progesteron, hCG (human Chorionic Gonadotropin), dan lain-lain, yang memang diperlukan untuk mempertahankan kehamilan.

Jika Ibu saat ini masih menyusui, wajar jika Ibu tidak mendapatkan haid, karena selama menyusui  hormon prolaktin dan oksitosin meningkat yang berkaitan dengan aktivitas menyusui. Itu sebabnya, mereka yang menyusui bayi umumnya relatif lebih lambat menstruasinya kembali datang dibanding yang tidak menyusui. Kapan datangnya haid tersebut akan tergantung dari variasi biologis dan intensitas menyusui masing-masing individu. Namun meskipun menyusui sebaiknya Ibu tetap pakai kontrasepsi untuk mencegah terjadinya 'kebobolan' karena menyusui tidaklah efektif 100% sebagai KB alamiah.

Selain menyusui, biasanya pada kasus-kasus ibu usai melahirkan yang umumnya menjadi penyebab haid tidak datang  adalah gangguan hormonal. Penyebab lain adalah pemakaian kontrasepsi seperti KB khusus menyusui. Selain itu mungkin juga ada sebab lain seperti kista pada indung telur, endometriosis, endometritis/ perlekatan rongga rahim akibat radang pada selaput lendir rongga rahim.

Ibu sebaiknya bersabar dan dilihat sampai anak usia 2 tahun, apabila haid masih belum teratur kembalilah kontrol ke dokter kebidanan Ibu untuk dicari penyebabnya. Semoga membantu.

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar