Sukses

Merasa Kurang Semangat dan Membenci Diri Sendiri

17 Feb 2017, 08:46 WIB
Pria, 16 tahun.

Permisi dok saya mau bertanya, akhir akhir ini saya sering lemas, lesu, dan bagian kiri dada saya sering sakit,dan saya akhir"ini sering merasa stress, saya terkadang sering membenci diri saya sendiri. Saya akhir" ini lebih suka sendiri, saya rasa saya membenci hal yang saya lakukan seperti belajar, atau yg lainnya. Bisa tolong jlaskan dok apa yg harus saya lakukan, terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
Halo Hira!

Biasa jadi yang anda alami adalah depresi.

Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari suatu individu yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari atau hilangnya fungsinya sebagai individu. Dasar umum untuk gangguan depresif tidak diketahui. Faktor penyebab dapat dibagi menjadi faktor biologis, faktor keturunan dan faktor psikososial, ketiga faktor tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri maupun saling terkait yang menjadi penyebab dari gangguan bipolar/depresi.

Anda tergolong mengalami depresi jika terdapat 5 (lima) atau lebih gejala yang ditemukan di bawah ini selama periode dua minggu yang sama dan mewakili perubahan dari fungsinya sebagai individu sebelumnya ( dari 5 gejala yang ada minimal ada salah satu gejala mood depresi atau hilangnya minat atau bahagia)

- Mood depresi hampir sepanjang hari, setiap hari ( merasa atau tampak sedih atau kosong) PS: pada anak-anak atau remaja dapat bermanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.

- Hilangnya minat atau keseangan yang jelas pada semua aspek atau hampir semua aspek sepanjang hari hampir setiap hari.

- Penurunan berat badan yang bermakna, tetapi individu yang bersangkutan tidak melakukan diet atau olahraga yang rutin.

- Insomnia atau hipersomniat tiap harinya.

- Agitasi atau redartasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik )

- Kelelahan atau hilangnya energi tiap hari

- Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak tepat.

- Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau memutuskan sesuatu.

- Pikiran akan kematian yang berulang.

- Gejala menyebabkan penderitaan yang bermakna secara klinis atau gangguan dalam fungsi social, pekerjaan atau fungsi penting lainnya.

- Gejala bukan efek psikologis langsung dari obat

- Gejala tidak lebih baik diterangkan oleh dukacita yaitu setelah kehilangan orang yang dicintai, gejala menetap lebih dari dua bulan atau diikuti oleh gangguan lainnya.

Pengobatan penderita dengan depresi harus tepat pada sasarannya, yakni keamanan dari pasien harus terjamin, pemeriksaan diagnostik yang lengkap harus dilakukan, yang ketiga adalah rencana pengobatan harus secara menyeluruh, bukan hanya mengatasi gejala tetapi juga mengatasi penyebab dari depresi itu sendiri. Untuk itu kami sarankan jika keluhan sangat mengganggu kami sarankan agar Anda segera berkonsultasi kepada dokter ahli kesehatan jiwa untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.


Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

1 Komentar