Sukses

Solusi Menghilangkan Jerawat pada Kulit Kombinasi

16 Feb 2017, 14:08 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok, wajah saya berjerawat kecil-kecil sangat banyak di kedua pipi. Wajah saya memang berminyak tapi di daerah hidung sampai ke dagu itu kulit kering seperti terkelupas dan di dahi banyak sekali biang keringat. Sudah pakai obat jerawat apapun masih saja banyak jerawatnya, sempat pakai skincare malah tambah panen jerawat. Mohon solusinya dok. Makasi 😊

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter
Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda pasti sangat mengganggu Anda.

Dari cerita Anda, kemungkinan besar anda memiliki kulit kombinasi. Cara menghilangkan jerawat pada kulit kombinasi memang tidak semudah tipe kulit lainnya.

Pada bagian kulit berminyak mudah terindikasi dengan terlihatnya permukaan kulit yang cenderung mengkilap. Pada jenis kulit macam ini, banyak kasus timbulnya komedo dan jerawat. Hal ini dikarenakan banyaknya kandungan kalenjar minyak (sebum) yang sebetulnya berfungsi membantu mencegah kulit dari kekeringan.

Namun akibat lingkungan yang penuh kotoran dan debu yang tidak terlihat, kulit berminyak cenderung lebih mudah ‘menangkap’ kotoran dan debu yang tidak terlihat tersebut dibandingkan jenis kulit kering. Sehingga, kulit berminyak cenderung lebih mudah timbul jerawat pada permukaan kulit.

Cara mengatasi kulit berminyak yaitu dengan mencuci muka dengan sabun khusus muka dan air yang mengalir. Cukup basuh wajah dengan air hangat terlebih dahulu untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel, kemudian gunakan air dingin untuk mencuci wajah dengan sabun muka.

Bila perlu, untuk perawatannya dapat menggunakan toner dan astringent yang mengandung alkohol, dan jika perlu, gunakan cleanser cair yang formulanya sangat ringan. Kulit berminyak hampir tidak memerlukan pelembab, apalagi pada usia remaja. Sedangkan untuk mengangkat sel kulit mati Anda dapat melakukan scrub. Lakukan 1x/minggu dan jangan terlalu sering.

Bersihkan wajah dengan menggunakan sabun pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit wajah 2 kali sehari, terutama sebelum tidur. Jika kulit sedang dalam kondisi berjerawat maka sebaiknya menggunakan pembersih wajah untuk kulit berjerawat dan dengan kandungan pH yang sesuai dengan kondisi kulit.

Masalah jerawat memang masalah kesehatan yang susah-susah gampang. Ada berbagai faktor yang saling berkaitan dalam menimbulkan jerawat, sehingga penanganannya biasanya memerlukan waktu lama dan juga kedisiplinan yang tinggi.

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini:

1. Stress
2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (kelenjar sebasea) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif
4. Keturunan dari orangtua
5. Bakteri di pori-pori kulit

Sehingga pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik.

Memang pengobatan jerawat membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi. Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan kebersihan wajah

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk analisa faktor-faktor yang menyebabkan jerawat pada wajah Anda. Diperlukan pemeriksaan langsung untuk mengetahui tingkat keparahan dan jenis jerawat yang Anda miliki. Selain itu evaluasi jenis pengobatan apa saja, tingkat kepatuhan dan respon pengobatan juga perlu dievaluasi. 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.
Salam sehat,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar