Sukses

Pembengkakan Jantung,Hypertensi dan Kolesterol

15 Feb 2017, 11:46 WIB
Wanita, 44 tahun.

Slmat malam dok, Saya mau bertanya, Kmrin ibu saya berobat di rumah sakit,dan diketahui penyakit nya pembengkakan jantung,kolesterol tinggi dan hypertensi tekanan darah nya juga tinggi, stelah keluar dr rumah sakit mama saya sudah bisa dibilang sehat tapi setelah itu dia ada makan telur Burung puyuh,tiba2 penyakit tersebut kumat lagi,tolong dok Solusi dan saran obat yang bagis untuk mama saya itu apa,tks..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Salam kami untuk Ibu Anda tercinta. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan ibu Anda adalah pembesaran jantung, hipertensi dan kolesterol. Kami akan membahas satu persatu. 

Pembengkakan jantung dapat disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah adanya kondisi hipertensi atau defek ruang jantung.

Penanganan pembengkakan jantung sangat bergantung pada penyebabnya. Untuk itu perlu diketahui secara pasti diagnosisnya dan penyebabnya. Untuk itu diperlukan serangkaian pemeriksaan fisik dan penunjang. Kami sarankan Anda mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda untuk informasi lengkap karena sulit bagi kami untuk memberikan penjelasan dengan keterbatasan pemeriksaan yang tidak dapat kami lakukan. Jika ada gejala sesak, saat ini untuk mengurangi gejala (seringkali sesak), Anda dapat mengurangi aktivitas berat dan membatasi asupan cairan agar jangan berlebihan.

Hipertensi 

Tekanan darah adalah kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh organ-organ di dalam tubuh. Darah tinggi terjadi apabila tekanan darah sistolik (tekanan darah saat jantung kontraksi) sama dengan atau di atas 140 mmHg atau tekanan darah diastolik (tekanan darah saat jantung relaksasi) sama dengan atau di atas 90 mmHg.

Faktor risiko tekanan darah tinggi adalah usia, riwayat keluarga, jenis kelamin (pria lebih cenderung memiliki tekanan darah tinggi dibanding wanita), merokok, obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik.

Tata laksana pada tekanan darah tinggi umumnya, mencakup perubahan gaya hidup, pengobatan, serta pemantauan tekanan darah secara rutin.

Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter secara langsung, guna dilakukan wawancara medis yang mendetil serta pemeriksaan fisis secara langsung, untuk menentukan penanganan yang paling sesuai bagi Ibu Anda.

Kolesterol tinggi 

Kolesterol merupakan suatu substansi lemak yang berguna untuk mendukung fungsi sel serta produksi hormon. Seperti air dengan minyak, kolestrol di dalam darah tidak dapat bercampur hingga untuk transportnya kolestrol memerlukan “angkutan” yaitu LDL (low density lipoprotein - kolestrol jahat) dan HDL (high density lipoprotein - kolestrol baik). Terlalu banyak LDL dalam tubuh dapat menimbulkan komplikasi berupa plak pada jantung atau organ-organ lain. Trigliserid juga merupakan suatu jenis lemak dalam profil kolesterol Anda. Bagaimana dengan hasil penanda kolesterol lainnya?

Kolesterol yang tinggi disebabkan oleh konsumsi lemak yang tinggi. Hal yang dapat ibu Anda lakukan adalah dengan mengubah pola hidup: memakan makanan dengan zat gizi seimbang (jangan mengonsumsi lemak berlebihan), rajin berolah raga atau meningkatkan aktivitas fisik Anda sehari-hari di rumah/kantor, banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Kurangi makanan fast food/ junk food/ gorengan. Bila perlu, dapat diberikan obat kolesterol dan lemak. Contoh obat penurun kolesterol adalah simvastatin, atorvastatin, dan robuvastatin. Contoh obat penyerap lemak adalah orlistat. Namun pemakaian keduanya harus dengan pemantauan dokter karena tentunya memiliki efek samping dan bila pemakaian tidak terkontrol maka akan memberikan efek yang tidak diharapkan.

Makanan yang tinggi akan kolesetrol terutama makanan yang mengandung saturated fat seperti makanan siap saji (seperti chicken nugget, burger, sosis) serta jenis-jenis daging, susu, mentega, roti, hati, beberapa jenis seafood seperti udang, kepiting, oyster, cumi-cumi dan kerang.

Makanan rendah kolesterol diantaranya:

Ikan, unggas (ayam, bebek) tanpa kulit, dan potongan daging yang tidak mengandung lemak. Makanan dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus lebih baik dari pada digoreng

Hindari makanan jadi seperti sosis, bacon, salami. Batasi jenis makanan jerohan seperti hati, ginjal, otak

Gunakan susu, keju, yogurt rendah lemak. Gunakan margarin yang rendah lemak dibandingkan mentega. Batasi kuning telur, putih telur dapat dimakan bebas

Makan sayuran dan buah potong, serta bahan makanan yang terbuat dari gandum seperti oatmeal, roti gandum

Makanan seperti bawang mentah, salmon, almond, minyak zaitun, alpukat dianjurkan

Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C (pepaya, anggur, jeruk, brokoli) dan vitamin E (gandum, almond, kacang tanah)

Seperti yang dijelaskan diatas, dalam batas tertentu kolesterol berguna dalam tubuh untuk membentuk beberapa jenis hormon. Oleh sebab itu kolesterol tidak dapat dihilangkan sama sekali dari tubuh. Yang perlu dilakukan adalah mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh, sehingga selalu dalam batas normal. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar