Sukses

Penggunaan Empeng dan Pemberian Air Putih pada Bayi

15 Feb 2017, 11:41 WIB
Wanita, 23 tahun.

Selamat malam, dok. Anak saya berusia 2,5 bulan. Bbrapa hari yg lalu ibu saya membelikan empeng ke anak saya. Sebenarnya saya ragu menggunakan empeng, ada bilang nanti klo sdah besar giginya tonggos, perutnya kembung, anak jadinya dibohongi dgn empeng. Sisi lain ada yg mendukung pemakaian empeng, karna kadang stelah minum susu masih suka nagis untk minta susu pdhl sudah takarannya diberi (sudah bnyak minum susu tkutnya gumoh) akhirnya diberi empeng. Sebenarnya boleh tidak bayi diberi empeng ? Dan yg kedua, saya bekerja. Dan anak dititipkan ke baby sister ketika susu yg diminum anak saya sudah habis, susternya ngasih air putih. Katanya, susu stlah diminum mengendap dilidah dan mnjdi tebal bisa menimbulkan sariawan pada anak. Apakah benar itu dok ? Mohon beri saya pencerahan. Terimakasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda, namun sebaiknya tunda pemberian minum air putih untuk bayi berusia dibawah 6 bulan. Hal ini disebabkan konsumsi air terlalu banyak dapat meningkatkan kondisi yang berbahaya pada bayi, atau yang disebut sebagai intoksikasi air.

Walaupun bayi sangat kecil, mereka memiliki refleks haus atau perangsang untuk minum. Ketika mereka merasa haus dan ingin minum, cairan yang diperlukan untuk diminum adalah ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula. Kemudian karena ginjal bayi belum matang, dengan memberi mereka banyak air akan menyebabkan tubuh mereka mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan. Kehilangan natrium dapat mempengaruhi aktivitas otak, sehingga gejala awal dari intoksikasi air adalah iritabilitas (merengek-rengek), mengantuk dan perubahan mental lainnya. Gejala lain yang dapat muncul adalah menurunnya suhu tubuh, edema atau bengkak disekitar wajah dan kejang.

Gejala awal yang muncul memang terkadang kurang jelas, sehingga orangtua baru menyadari ketika bayi mereka kejang. Namun, dengan penanganan yang cepat, gejala kejang kemungkinan tidak akan muncul.

Untuk beberapa kasus, mungkin tepat dengan pemberian air dalam jumlah kecil, misalnya keadaan konstipasi (sulit BAB) dan pada saat cuaca panas, namun sebaiknya orangtua mengkonsultasikan hal tersebut terlebih dahulu dengan dokter ahli anak dan hanya diperbolehkan memberikan 1-2 ons air pada setiap pemberiannya.

Pemberian empeng terlalu dini dan terlalu sering dapat menyebabkan bingung puting pada bayi. Penggunaan empeng atau pacifier pada bayi merupakan suatu kebiasaan yang dapat disamakan dengan kebiasaan menghisap jari pada anak, karena pada dua kondisi ini dilakukan dua hal yang sama yaitu menghisap sesuatu dengan posisi yang sama pula dalam jangka waktu yang relatif lama. Kebiasaan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan rulang rahang dan gigi pada anak.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan empeng, gunakan pada waktu yang terbatas, dan batasi usianya agar anak sudah berhenti mengempeng sebelum ia berusia lanjut (balita)

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar