Sukses

Lambung

15 Feb 2017, 10:11 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok, saya mau tanya. Hari minggu kemarin saya makan martabak manis dan jumlahnya banyak.baru sadar kalau di martabak tersebut ada telur lalat nya. Setelah itu, Lemas, pusing mual dan perut saya terasa nyeri hingga skrg masih belum reda nyerinya. Awalnya saya pikir saya magh saja, tp rasa mual pusing lemas dan keringat dingin sering muncul tiba-tiba bahkan suhu badan juga naik turun. Saya rasanya sebentar terasa bugar tiba-tiba lemas, sebentar pusing tiba2 sebentar mual tiba-tiba, sebentar seperti orang hampir mau pingsan , tapi nyeri perutnya tidak berkurang sekalipun saya tidur dok. Apakah telur tersebut penyebab utamanya dok? Mohon di jawab dok, terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

Halo, Binko. Kami memahami kekhawatiran Anda.

Keluhan yang Anda rasakan berarti sudah sekitar 5 hari. Sesungguhnya pemeriksaan fisik secara langsung berguna untuk memastikan kelainan yang Anda alami. Mual, nyeri perut, seringkali terkait dengan penyakit gastritis (bahasa awam: maag). Penyakit ini terjadi akibat pola makan yang tidak teratur, sering mengonsumsi makanan asam dan pedas, serta infeksi suatu jenis bakteri. Selain itu keracunan makanan juga dapat menimbulkan keluhan serupa.

Kondisi lemas merupakan gejala yang tidak khas dan dapat terjadi akibat berbagai macam faktor seperti asupan makan dan istirahat yang kurang, anemia, gangguan tiroid, depresi dan lain sebagainya.

Yang terpenting perlu diperhatikan pada keracunan makanan adalah pertolongan pertama, dengan memberikan cairan agar tidak banyak kehilangan cairan karena reaksi tubuh (muntah, diare, dll), terutama dalam 24 jam pertama. Namun jika keluhan tidak membaik dalam 24 jam pertama maka penderita perlu dibawa ke pusat kesehatan yang lebih lengkap untuk diagnosis dan penanganan serius.

Beberapa hal yang dapat dilakukan selama 24 jam pertama:

1. Banyak minum cairan secara perlahan-lahan/sedikit demi sedikit. Hindari minuman manis, alkohol maupun minuman mengandung kafein karena dapat memperparah diare. Teh dengan lemon atau jahe dapat membuat rasa nyaman dan membantu mengurangi gejala.

2. Hindari obat-obatan herbal yang tidak jelas karena dapat memperparah kondisi keracunan makanan.

3. Setelah gejala-gejala berkurang, perhatikan asupan nutrisi. Makanlah sedikit demi sedikit makanan yang agak padat namun lembut (kentang, roti, nasi yang tidak keras) dan hindari makanan berbumbu.

4. Hindari penggunaan obat-obatan yang tidak diketahui kegunaannya agar tidak memperparah kondisi.

Jika dalam 24 jam pertama, tidak menunjukkan adanya perbaikan gejala keracunan makanan, maka pernderita membutuhkan perawatan yang lebih intensif.

 

Oleh sebab itu sebaiknya Anda memeriksakan kondisi Anda secara langsung ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap sehingga dapat ditentukan diagnosis pasti.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar