Sukses

Badan panas

14 Feb 2017, 14:46 WIB
Wanita, 19 tahun.

Kepala sakit pada bagian atas , badan panas tetapi telapak kaki dingin .

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda adalah demam dan sakit kepala. 

Demam yang disebabkan oleh infeksi virus (viral infection) misalnya saat menderita penyakit flu, seringkali disertai dengan gejala-gejala seperti nyeri kepala (sefalgia). Gejala infeksi virus ini juga seringkali disertai dengan nyeri otot (mialgia) dan nyeri sendi (artralgia), adakah gejala tersebut pada Anda?

Hal berikutnya yang harus di dalami adalah fokus infeksi virus tersebut. Adakah gejala hidung beringus, bersin-bersin (mengarah ke rhinitis virus)? Adakah gejala batuk dan nyeri tenggorokan (mengarah ke faringitis virus)? Atau adakah gejala mimisan, gusi berdarah, panas tinggi, nyeri kepala menghebat (mengarah ke demam dengue/ demam berdarah dengue)?

Untuk mengatasi infeksi virus, hal yang utama harus Anda lakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh:

Istirahat yang cukup. Dalam sehari, biasakan tidur selama 7-8 jam per hari karena tidur adalah waktu bagi tubuh untuk memperbaharui sel-sel dan membangun kembali tenaga yang telah terkuras.

Mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, dan minum yang cukup. Cukupkan konsumsi zat gizi yang dibutuhkan tubuh, dengan melengkapi berbagai sumber zat gizi dalam menu Anda. Misalnya karbohidrat (nasi, mie, roti), protein (daging-dagingan, ikan, tahu dan tempe), lemak (daging, susu), vitamin dan mineral (buah-buahan, sayuran). Konsumsilah cairan dalam jumlah yang cukup, dan untuk kondisi yang sedang anda alami, meminum air hangat adalah langkah yang baik karena disamping membuat nyaman tenggorokan yang sedang radang, air hangat dapat mengurangi pembengkakan area tenggorokan.

Menghindari kondisi stres dan tekanan psikologis

Mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi suplemen seperti vitamin C cukup baik dilakukan dalam kondisi penurunan imun tubuh. Hal yang harus diperhatikan bahwa, sumber alami vitamin C (misalnya buah jeruk, mangga) tetaplah sumber vitamin C yang lebih diutamakan. Selain itu, seringkali vitamin C dalam suplemen memiliki kandungan yang terlalu besar dibanding yang dibutuhkan tubuh. Suplemen vitamin C kurang baik untuk dikonsumsi jangka panjang, lebih lanjut konsultasikan dulu kepada dokter Anda.

Kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan secara langsung dengan dokter. Wawancara dan pemeriksaan yang menyeluruh secara langsung oleh dokter dapat membantu mengetahui penyebab penyakit ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan . Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar