Sukses

Mengatasi Gejala PMS dan Nyeri Haid

14 Feb 2017, 10:18 WIB
Pria, 27 tahun.

halo dok. saya ingin menanyakan ketika sedang menstruasi perut bawah saya sangat sakit hingga saya hrs ijin. sakit di pinggang dan kadang punggung pun saya rasakan. dan beberapa bulan saat sedang menstruasi di hari pertama atau kedua saya jg sempat muntah. pokoknya perasaan sangat tidak enak. apakah ini biasa dirasakan ketika sedang mens ? adakah obat yg bisa mengurangi sakit saat mens ? atau ini karena gejala2 lain yg harus saya periksakan ? terimakasih.

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter
Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda pasti sangat mengganggu Anda.

Pre Menstrual Syndrome (PMS) atau Sindroma Pra Haid adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik & mental, dialami 7-10 hari menjelang menstruasi dan menghilang beberapa hari setelah menstruasi. Keluhan yang dialami bisa bervariasi dari bulan ke bulan, bisa menjadi lebih ringan ataupun lebih berat dan berupa gangguan mental (mudah tersinggung, sensitif) maupun gangguan fisik. Diperkirakan kurang lebih 85% wanita usia produktif antara usia 25-35 tahun mengalami satu atau lebih gejala dari PMS.

Terdapat banyak gejala yang dihubungkan dengan PMS namun gejala yang paling sering ditemukan adalah iritabilitas (mudah tersinggung) dan disforia (perasaan sedih). Gejala mulai dirasakan 7-10 hari menjelang menstruasi berupa gejala fisik maupun psikis yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan menghilang setelah menstruasi.

Gejala fisik antara lain :

1. Kelemahan umum (lekas letih, pegal, linu)

2. Acne (jerawat)

3. Nyeri pada kepala, punggung, perut bagian bawah

4. Nyeri pada payudara

5. Gangguan saluran cerna misalnya rasa penuh/kembung, mual, konstipasi, diare

6. Perubahan nafsu makan, sering merasa lapar (food cravings)

Gejala mental antara lain :

1. Mood menjadi labil (mood swings), iritabilitas (mudah tersinggung), depresi, ansietas (berdebar-debar dan berkeringat)

2. Gangguan konsentrasi

3. Insomnia (sulit tidur)

 

Nyeri saat haid dalam istilah medis lebih dikenal dengan dismenorhea. Nyeri saat haid dapat terjadi diakibatkan oleh hormon prostaglandin yang dikeluarkan oleh otot-otot dinding rahim.

Prostaglandin menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri dan kram di perut.

Terdapat dua tipe dismenorhea, yaitu:

1. Dismenorhea primer

Dismenorhea primer merupakan sesuatu yang normal atau fisiologis (mekanisme tubuh/fisik). Nyeri kram perut dirasakan sebelum haid dan berlanjut di haid hari pertama sampai hari ketiga. Dismenorhea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat haid akibat dari hormon prostaglandin.

2. Dismenorhea sekunder

Dismenorhea sekunder ini biasanya baru timbul di kemudian hari setelah haid hari pertama. Dismenorhea sekunder ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan di organ reproduksi.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi nyeri haid yang dapat Anda lakukan:

1. Mengonsumsi obat antinyeri
Obat antinyeri yang disarankan untuk dikonsumsi adalah obat antinyeri yang memiliki kandungan parasetamol dan hyoscyami. Pasalnya, obat antinyeri yang mengandung kedua kandungan tersebut sangat efektif untuk membantu mengatasi rasa nyeri dan kram perut yang Anda alami saat haid.

2. Rutin melakukan olahraga
Wanita yang rutin melakukan olahraga terbukti dapat mengurangi nyeri saat haid. Dengan latihan fisik atau berolahraga secara teratur, peredaran darah Anda akan semakin lancar dan tubuh akan menghasilkan hormon endorphin yang dapat mengurangi rasa sakit

3. Konsumsi obat kontrasepsi
Penggunaan obat kontrasepsi ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri saat haid namun harus di bawah pengawasan dokter.

4. Kompres hangat
Saat nyeri haid terjadi, kompres hangat bisa menjadi solusi. Kompres bagian bawah perut dan pinggang dengan air hangat yang diisi di dalam botol atau wadah. Saat dikompres, otot-otot rahim yang berkontraksi dapat sedikit rileks sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Saat nyeri haid terjadi, selain melakukan beberapa cara di atas, Anda juga dapat melakukan beberapa cara lain, yakni:

1. Berendam air hangat
2. Istirahat cukup
3. Menghindari makanan yang mengandung tinggi garam dan kafein
4. Menghindari rokok dan alkohol
5. Pijat di bagian pinggang


Sebaiknya Anda melakukan konsultasi kepada dokter untuk memastikan apakah nyeri perut yang Anda rasakan merupakan hal yang normal terjadi saat haid atau terdapat penyakit yang mendasarinya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.
Salam sehat,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar