Sukses

Benarkah Kista Menghambat Kehamilan?

14 Feb 2017, 12:01 WIB
Wanita, 22 tahun.

Malam dok, saya sudah menikah sejak Desember 2016. Saya pribadi sangat menginginkan seorang anak, namun saya memiliki kista dengan ukuran diameter 3,8 cm. Saya sudah melakukan pengobatan selama 1 th, dokter kandungan bilang tidak masalah jika kista masih dibawah 5cm. Namun sampai saat ini saya belum ada tanda kehamilan. Apakah karena adanya kista dapat mempersulit agar bisa hamil? Terimkasih dok.

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi dari KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kemungkinan hamil dengan adanya kista di indung telur (ovarium) tergantung pada jenis kista yang Anda alami.

Kista yang fungsional dapat tumbuh sampai sebesar 6 cm namun umumnya tidak memerlukan terapi dan akan menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan. Kista ini hanya memerlukan observasi saja dan pemeriksaan USG rutin untuk mengawasi pembesaran dari kista. Apabila kista semakin kecil atau menghilang maka tidak diperlukan terapi apapun.

Terapi pembedahan baru dipertimbangkan pada kista berukuran > 6cm dan tampak membesar atau tidak mengecil (ukuran tetap) setelah 2-3 siklus menstruasi. Selain itu, tindakan operasi juga dapat dilakukan apabila timbul keluhan nyeri. Cara lainnya adalah dengan menggunakan pil kontrasepsi untuk mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru. Untuk penanganan yang tepat bagi anda sebaiknya anda konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Apakah masih bisa hamil?

Beberapa jenis kista ovarium memang dapat mengganggu kesuburan, namun tidak selalu terjadi dan sebagian besar jenis kista ovarium tidak menyebabkan gangguan kesuburan (masih bisa hamil). Terdapat beberapa jenis kista ovarium yang dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Antara lain:

  • Kista endometriosis
  • PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)

Perlu dipastikan jenis kista, ukuran kista, dan kondisi organ reproduksi Anda yang lainnya untuk menilai kemungkinan hamil. Sebaiknya konsultasikan masalah Anda dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk penilaian dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar