Sukses

Penyebab Nyeri Dada

14 Feb 2017, 11:04 WIB
Wanita, 27 tahun.

Selamat malam, Dok.. Saya ingin bertanya, terkadang saya merasakan nyeri di dada. Nyerinya itu tidak terasa setiap hari, namun begitu nyeri misal dalam 1hari bisa terjadi beberapa kali dengan selang waktu 5-10menit. Apakah hal itu terjadi akibat kelelahan saja atau ada gejala suatu penyakit? Dan kalau saya ingin mengecek lebih lanjut seperti cek lab itu apa yg saya harus periksakan apakah cek keseluruhan atau hanya cek darah? Karena mengingat saya belum pernah periksa/cek lab sebelumnya. Terima kasih & mohon untuk bantuan sarannya Dok.

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keluhan nyeri dada dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual.

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Untuk memastikan penyebab nyeri dada, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar