Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Lutut Kopong, Akibat Onani?

12 Feb 2017, 12:56 WIB
Pria, 20 tahun.

dok saya mau tanya...kenapa lutut saya kopong,banyak orang bilang lutut kopong karna sering onani.. tapi saya gk pernah onani..bagamana cara memulihkanya agar tidak kopong...

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
Halo Toni!

Onani tidak ada hubungannya dengan lutut yang kopong. Lutut kopong dalam dunia medis lebih dekat dengan gejala osteoartritis.

Kondisi ini merupakan kondisi infeksi sendi dan tulang akibat proses pengapuran tulang. Keluhan ini biasanya disebabkan oleh beberapa keadaan, diantaranya:

- cedera akibat keseleo,

- bekerja terlalu berat,

- terjatuh atau melakukan olahraga berat.

Biasanya, keluhan ini lebih banyak melanda perempuan, terutama pada masa menopause di mana tulang-tulang mulai rapuh. Osteoarthritis dapat disembuhkan dengan berbagai cara tergantung pada tingkat kerusakannya.

Produksi cairan sendi pada lutut juga tidak berhubungan dengan tinggi-rendahnya produksi cairan sperma. Sehingga kebiasaan onani juga tidak berhubungan dengan gangguan pada sendi lutut.

Pada tingkat yang ringan, penderita cukup mengatasinya dengan banyak istirahat dan mengubah pola makan serta posisi tubuh saat beraktivitas. Pada tingkat menengah dan berat, dokter dapat melakukan beberapa tindakan mulai dari memberikan obat rematik atau anti inflamasi, suntik dengkul hingga tindakan operasi.

Terapi obat-obatan berupa antinflamasi non steroid merupakan penatalaksanaan utama pada osteoartritis. Pengobatan ini selain membantu menghilangkan gejala nyeri juga dapat mencegah perburukan yang dapat terjadi.

Penyuntikan (injeksi) kortikosteroid pada sendi dapat mengurangi nyeri untuk sementara, namun injeksi ini tidak boleh sering diulang karena merupakan dapat menyebabkan destruksi tulang

Tatalaksana terhadap osteoartritis secara umum dapat dibedakan menjadi tatalaksanan non bedah dan bedah. Tatalaksana non bedah berupa obat-obatan, perubahan pola diet, fisioterapi, serta modifikasi aktivitas.

Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan tidak mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan kandungan lemak dan kolesterol yang dapat meningkatkan berat badan dan memperberat osteoartritis yang terjadi. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna secara seimbang serta perbanyak buah dan sayur.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar