Sukses

Menambah Tinggi Badan di Atas Usia 21 Tahun

12 Feb 2017, 17:13 WIB
Pria, 21 tahun.

Permisi dok saya mau tanya dok apakah ada perawatan khusus baik secara konservatif atau operatif untuk menambah tinggi badan dok apabila lempeng epifisis sudah menutup di usia 21 tahun? Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Halo, Ardhi!

Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah tinggi badan kedua orangtua.

Rumus memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + 13) + Tinggi Ayah (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
Anak perempuan = (Tinggi Ayah - 13) + Tinggi Ibu (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
Dari faktor gizi yang diperlukan tentu saja protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel yang diikuti oleh gizi seimbang dari sumber lainnya. Sedangkan lingkungan dalam hal ini berarti adalah olahraga untuk melancarkan aliran darah dan membantu metabolisme agar berjalan dengan baik (seperti berenang, berlari, dan jenis aerobik).

Namun perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang. Jadi masih ada kesempatan untuk penambahan tinggi badan apabila lempeng pertumbuhan belum menutup sempurna.

Yang Anda perlukan hanyalah menjaga asupan nutrisi Anda yang cukup protein dan kalsium serta berolahraga teratur. Proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan,kerang, cumi, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dsb.Tidak diperlukan suplemen dalam hal ini apabila kebutuhan nutrisi Anda sudah cukup.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar