Sukses

Dada Kiri Serasa Ditekan

10 Feb 2017, 05:25 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, saya mau tanya. Kenapa ya akhir-akhir ini, dada kiri saya terasa ditekan-tekan? Rasa sakitnya halus, tapi sering muncul. Apakah itu jantung saya yang bermasalah dok? Pertama kali muncul pas saya UAS, satu bulan lalu. Apa karena stress? Waktu itu pernah saya kasih obat tolak angin dan lumayan membantu mengurangi rasa sakitnya, krn kata mama itu hanya masuk angin karena sering begadang dan tidur di depan kipas angin. Saya juga sempet konsumsi oatmeal, krn takutnya itu gejala jantung. Soal olahraga, memang agak jarang, kecuali beberapa bulan sekali saya memang rutin naik gunung. Jadi intinya, apa benar ini jantung saya yang sakit ya dok? Apa penyebabnya dan apa pencegahannya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

Halo. Kami memahami kekhawatiran Anda

Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

  • Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.
  • Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual.
  • Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
  • Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.
  • Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

 

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang terkait, seperti pemeriksaan rekam jantung (EKG), pemeriksaan rontgen dada, dan pemantauan. Oleh sebab itu, kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan langsung dengan dokter agar dapat diketahui penyebab pastinya dan ditangani dengan baik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar