Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Vagina Nyeri Setelah Berhubungan Seks

09 Feb 2017, 20:14 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok, saya mau bertanya kenapa setiap saya melakukan hubungan dengan suami saya vagina saya terasa sakit ya setelah melakukan hubungan suami istri yang ke dua atau ke tiga kali nya. Mohon penjelasan nya dok. Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

- Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering

- Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang

- Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut

- Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim

- Infeksi pada vagina

- Luka pada vagina

- Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri

- Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain :

Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.

Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.

Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.

Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan cukup foreplay atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia disebabkan oleh hal-hal lain.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar