Sukses

Hidung Mampet, Polip atau Bukan?

09 Feb 2017, 19:59 WIB
Pria, 15 tahun.

Hallo dok, saya mau tanya dihidung saya seperti ada polip. Lalu saya cek ke Klinik THT terdekat karna dulu saya juga kesitu sembuh pas telinga saya gendang telinganya ke gores. Jadi saya percayakan kesitu nah kata dokternya saya polip tapi masih kecil cuma harus dioprasi biar gak gede karna hidung saya pesek jadi susah nafas kalo tidur. Trus besoknya saya kepuskesmas mau minta surat rujukan nah pas dipuskesmas diperiksa juga katanya polip juga tapi, pas sampe Rs.Pelni kaya dokter THT nya malah gak ada polip sama sekali. Jadi yang benernya gimana dok? Saya yakin ada polip sih soalnya masih suka susah nafas yang dilubang hidung kanan.

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Hidung tersumbat bukanlah merupakan sebuah diagnosis. Evaluasi hidung tersumbat memerlukan penilaian secara subjektif dan objektif. Patensi (ketiadaan obstruksi – Red) hidung dapat dinilai berdasarkan pemeriksaan fisik untuk menilai fungsi anatomi hidung atau fungsional, dengan cara melihat aliran udara di hidung. Keluhan subjektif hidung tersumbat dipengaruhi banyak faktor, seperti reseptor tekanan, reseptor termal, nyeri, sekresi dan lainnya.

Hidung tersumbat tidak melulu disebabkan oleh polip. Hal yang perlu ditekankan adalah, penyebab dari hidung tersumbat adalah multifaktor. Sehingga, sebuah satu keluhan hidung tersumbat dapat mencerminkan proses yang berbeda, bahkan kombinasi, berikut beberapa indikasi yang dapat bermunculan:

- Hidung tersumbat karena kondisi Neoplasma jinak: angiofibroma nasofaring, hemangioma, papilloma, nasal osteoma;
- Hidung tersumbat karena kondisi Neoplasma ganas: karsinoma nasofaring, limfoma, sarcoma, squamous cell carcinoma, adenokarsinoma,
- Hidung tersumbat karena kondisi Inflamatory disease (rhinosinusitis, polip hidung, aspirin sensititivity, rhinitis: alergi, non alergi, vasomotor, atrofi),
- Hidung tersumbat karena infeksi (syphilis, HIV, vestibulitis hidung),
- Hidung tersumbat karena kondisi kelainan kongenital dan kelainan anatomi (atresia koana, hipertrofi adenoid, septum deviasi, kistik fibrosis),
- Hidung tersumbat karena kondisi trauma (paresis nervus fasialis, sinekia, cocain abuse, penyempitan nasal valve),
- Hidung tersumbat karena kondisi akibat obat-obatan (Anti tiroid, pil KB, Estrogen, anti hipertensi (calcium channel blocker, beta blocker)),
- Hidung tersumbat karena Kelainan sistemik (Tuberkulosis, Wegener’s granulomatosis, Midline lethal granuloma), penyebab neurogenik (Glioma, CSF leak, Encephalocele)
- Hidung tersumbat karena kondisi lainnya (benda asing, hipotiroid, kehamilan, obesitas).

Kelainan polip pada hidung sendiri, biasanya timbul karena manifestasi dari penyakit yang lain dan tidak berdiri sendiri, penyakit ini sering dihubungkan dengan astma, rhinitis alergika, dan sinusitis. Pengobatan untuk mengatasi polip hidung dapat berupa terapi obat-obatan dan operasi. Terapi obat-obatan ditujukan untuk polip yang masih kecil, yaitu dengan pemberian golongan kortikosteroid sistemik yang diberikan dalam jangka waktu singkat, dapat juga diberikan kortikosteroid hidung atau kombinasi keduanya.

Tindakan lain yang dapat dilakukan untuk menghilangkan polip secara permanen adalah tindakan pengangkatan polip yang disebut dengan snare polypectomy dan anestesi lokal. Untuk polip yang besar dan menyebabkan melanin pada hidung, memerlukan jenis operasi yang lebih besar dan anestesi umum.

Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis THT untuk pemeriksaan fisik lebih lengkap dan tata laksana yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar