Sukses

Agar Kulit Tidak Bergelambir Setelah Diet?

09 Feb 2017, 01:22 WIB
Wanita, 23 tahun.

Halo dok, Saya adalah seorang wanita berusia 23 tahun dengan t.b. 150cm dan b.b. 59kg.pekerjaan saya adalah karyawan pabrik yang menuntut saya untuk bekerja berdiri selama 8 jam sehari, 5-6 hari dalam seminggu. Saat ini saya ingin sekali berdiet, dengan target b.b. turun 1.5-2.5kg perbulannya hingga b.b. saya menjadi 45kg saja. Yang menjadi persoalan bagi saya, karena saya sudah terlalu lama gemuk dan memiliki perut buncit, dengan penurunan b.b. seperti itu, apakah nantinya saat berhasil saya akan memiliki sisa-sisa kulit yang menggelambir? Jika iya, hal apakah yang harus saya lakukan untuk menghindari hal tersebut tanpa harus operasi? Terima kasih.

Terimakasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Kami memahami yang menjadi perhatian Anda.

Untuk menurunkan berat badan secara optimal, paling baik adalah mengatur komposisi dan porsi makanan serta berolahraga.

Dua prinsip utama dalam pengaturan makanan ialah:

1. Kurangi makanan yang mengandung gula-gula sederhana/gula tambahan.

Makanan dalam golongan ini menstimulasi pengeluaran hormon insulin yang berperan dalam penyimpanan lemak. Jika kadar insulin rendah, lemak-lemak yang tersimpan dalam tubuh akan dikeluarkan untuk dibakar. Mengurangi makanan yang tinggi karbohidrat akan menurunkan kadar insulin, menekan nafsu makan, dan menurunkan berat badan tanpa Anda merasa lapar. Contoh karbohidrat yang sehat adalah oatmeal, nasi merah, serta roti gandum.

2. Makanlah protein, lemak sehat, dan sayur.

Contoh sumber protein yang baik adalah daging (sapi, ayam, kambing), ikan dan seafood (salmon, udang, tuna, dst), serta telur.

Sayuran dapat dimakan sebanyak-banyaknya, seperti brokoli, kembang kol, bayam, kol, selada, dan timun.

Sumber lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, alpukat, butter. Jangan takut untuk memakan lemak. Jika kadar lemak dalam makanan Anda terlalu rendah, Anda akan merasa lapar dan cenderung makan berlebihan.

Pengaturan pola makan ini harus diimbangi dengan olahraga dan makanan tinggi protein. Sebab pada saat berat badan turun, yang dibuang pertama kali adalah air setelah itu otot pasti sedikit banyak akan dipecah. Dengan olahraga, protein yang dimakan akan diubah kembali menjadi otot, sehingga otot akan terbentuk. Otot-otot ini akan menarik kulit sehingga kencang.

Olahraga yang dapat dilakukan misalnya angkat beban, push-up dan sit-up masing-masing selama 10 menit.

Selain itu, selama menurunkan berat badannya bertahap (rata-rata 2 kg per bulan), tidak perlu takut kulit akan menjadi bergelambir.

Berikut adalah 10 tips lainnya untuk menurunkan berat badan.

Sarapan tinggi protein untuk mengurangi craving dan asupan kalori selama sehari.
Hindari minuman bergula dan jus buah. Minuman-minuman ini cepat meningkatkan berat badan.
Minum air putih setengah jam sebelum makan. Sebuah studi memperlihatkan bahwa minum air 30 menit sebelum makan akan menurunkan berat badan sebanyak 44% dalam waktu 3 bulan.
Pilih makanan yang kurang meningkatkan berat badan. Contohnya: telur utuh, sayuran hijau, salmon, brokoli, kembang kol, kol, daging sapi tanpa lemak, dada ayam, kentang rebus, kacang merah, kacang hijau, lentil, keju, alpukat, oatmeal, nasi merah, buah-buahan, dan yoghurt.
Makan serat yang dapat larut seperti oatmel, kacang-kacangan, biji-bijian, dan apel.
Minum kopi atau teh. Kafein di dalamnya dapat meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh Anda. Tentunya gunakan sedikit gula atau tidak sama sekali.
Hindari makanan siapa saji/processed foods.
Makan dengan perlahan. Orang yang makan dengan cepat, lebih cepat mengalami peningkatan berat badan. Makan dengan perlahan membuat Anda merasa kenyang dan meningkatkan hormon yang menurunkan berat badan.
Gunakan piring yang lebih kecil. Penelitian menunjukkan bahwa secara otomatis, orang akan cenderung makan lebih sedikit jika menggunakan piring yang lebih kecil.
Miliki waktu tidur yang cukup setiap malam. Kurang tidur sangat berisiko meningkatkan berat badan.


Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (FA)


Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar