Sukses

Sering Keluar cairan Saat Berhubungan Seksual

09 Feb 2017, 11:49 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok, saya mau bertanya, saya sudah menikah hampir 6 bulan, Tapi kenapa ketika saya berhubungan dengan suami saya, malah Keluar cairan bening seperti air, apa dikarenakan cairan itu keluar terus, sampai saat ini saya belum ada tanda2 kehamilan, cairan itu cairan apa ya dok?

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan. Keluarnya cairan pelumas saat berhubungan intim adalah suatu hal yang wajar. Pada saat terangsang seorang wanita akan mengeluarkan cairan vagina yang banyak yang juga berguna sebagai pelumas saat penetrasi agar vagina tidak lecet saat berhubungan. Namun wanita tidak seperti pria yang mengeluarkan mani dengan sangat jelas. Pada saat terangsang atau orgasme, cairan yang keluar memang ada namun tidak sampai terlihat mengalir banyak dari vagina, seperti layaknya cairan ejakulasi pada pria. Fisiknya sama seperti cairan vagina, bening, kental, agak lengket.

Jika vagina terus becek meskipun tidak ada rangsangan, barulah perlu dipikirkan kemungkinan Anda mengalami Keputihan. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Terlebih produksi ini akan meningkat ketika wanita terangsang.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika ini yang anda alami, maka Keputihan membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai masalah Anda untuk menyingkirkan kemungkinan adanya keputihan abnormal dan terapi lebih lanjut.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar