Sukses

Keluar Darah Setelah Hubungan Intim, Bahaya Kah?

06 Feb 2017, 12:04 WIB
Pria, 25 tahun.

Assalamu'alaikum Dok.. Sebelumnya saya mau menerangkan dulu.. Setelah kuranh lebih 3tahun saya KB suntik 3bulan sekali baru bulan Juli kemaren saya lepas..di tanggal 21-30 Desember saya baru haid.. tanggal 31 Des -2 Jan bersih.. 3-5 Jan haid lagi.. 6-11 Jan bersih.. 12-17 haid lagi.. 18Jan - 2 Feb haid lagi.. 3 Feb sampai sekarang sudah bersih.. selama saya bersih dr haid kemaren saya selalu berhubungan intim dengan suami dan selama berhubungan itu juga saya selalu mengeluarkan darah segar cukup banyak dan terasa perih saat buang air kecil.. Yang jadi pertanyaan itu darah haid atau darah apa Dok? sebelumnya selama saya haid dibulan Januari kemaren kaki saya sempak bengkak dan terasa sangat sakit(nyeri). Apa itu ada kaitannya juga dengan haid saya yang ga teratur itu Dok? terimakasih atas jawabannya..

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi di klikDokter.


Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah keluhan keluar darah hanya setelah berhubungan? Apakah darah hanya keluar sesaat atau terus menerus hingga beberapa hari? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau postcoital bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda dan istri tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

  • Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  • Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  • Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  • Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
  • Kanker leher rahim
  • Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  • Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Saran kami adalah Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar