Sukses

Kala Anak Susah Makan

01 Feb 2017, 16:53 WIB
Wanita, 29 tahun.

Anak saya usia 15 bulan. namun, makannya sangat susah. Selalu menutup mulutnya ketika dimasukan makanan ke mulutnya. padahal dl, di usia 6 bulan-12 bulan, makannya cukup mudah, dan pasti habis, Suka sekali dengan buah dan sayur, Sayangnya sekarang dia sangat susah sekali untuk membuka mulutnya. Saya takut dengan asupan gizinya. Apalagi di usianya 15 bulan, anak saya masih belum bisa berjalan.

Ibu yang terhormat,

terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi di www.klikdokter.com.

Anak-anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan asupan gizi yang seimbang dan kalori yang mencukupi. Kebutuhan akan sayur dan buah juga penting untuk asupan vitamin dan mineral. Hingga usia 10 tahun, anak-anak membutuhkan 100 kalori setiap kilogram berat badannya. Bila anak Anda cukup aktif (sering berlari-lari, bermain) maka membutuhkan tambahan sekitar 400 kalori lagi. Sehingga anak Anda membutuhkan 1400 kalori setiap harinya. Hal ini dapat dipenuhi dengan porsi makan 3x sehari dengan takaran 1 piring nasi dengan jumlah nasi yang cukup besar, jumlah lauk yang cukup besar dan sayur. Di sela-sela jadwal makan 3x sehari dapat diberikan camilan seperti bubur kacang hijau, puding buah, kue. Dengan demikian kebutuhan kalorinya dapat terpenuhi.  

Beberapa penyebab yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Contohnya permen, minuman ringan, coklat, chiki, dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.
  • Minum susu terlalu banyak. Padahal setelah anak berusia 1 tahun, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah. Kurangi susu! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan. Variasikan menu makanan dengan baik.
  • Anak sedang dalam fase 'negativistik'. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak.
  • Anak sedang sakit / sedih. Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan karena anak sedang sakit atau sedang sedih.

Apabila anak anda minum susu, cona anda berikan dengan jumlah yang lebih kecil namun sering.

 

Berikut ini kami sertakan tips yang dapat membantu anak untuk menyenangi makanan dan makan dengan lebih mudah:

  1.  Mengurangi cemilan yang membuat anak kenyang

  2.  Buat suasana makan yang menyenangkan bagi anak

  3.  Jangan cepat menyerah jika anak tidak menyukai makanan yang kita tawarkan. Coba ulangi lagi dengan suasana yang berbeda.

  4.  Sajikan makanan yang cukup bervariasi kepada anak sehingga anak tidak bosan.

  5.  Tambahkan susu secukupnya. Jangan berikan susu pada anak dalam jumlah berlebihan. Jumlah susu yang berlebihan akan menyebabkan anak kekenyangan sehingga anak tidak mau makan lagi. Cukup 2-3 gelas susu sehari.

  6.  Berikan jadwal makan teratur dalam jumlah yang kecil, jangan paksa anak menghabiskan makanannya

  7.  Hindari menunjukkan wajah khawatir atau marah ketika anak tidak mau makan. Perhatian terhadap kelakuan anak yang kurang baik justru dapat membuat anak terus melakukannya lagi 

  8. Bila anak mau makan atau mau menghabiskan makanannya maka berilah pujian

 Demikian informasi  yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar