Sukses

Solusi Anak Alergi Susu Sapi

28 Jan 2017, 10:46 WIB
Wanita, 27 tahun.

Sore dok,anak sy umurny 7 minggu anak sy mngalami bisul di kepala dan dra bilng alergi su2 sapi krn awalny sy beri sofur bmt,akhirny dganti dgn aleprre tpi bisulny mlh tmbh bnyak,trus dganti lg dgn peptin junior bisul dan bintik muka mulai hilang tpi babny berlendir,ada ampas n berair hampir 15x/hari,akhirny sy mmutuskan sendiri beralih ke bmt soya bab lancar dan bagus tpi bintik merah di muka gk hilang n anak sy suka ngedan,perut kembung n gelisah saat tdur,apakh sy hrus ganti su2 atau bgmna dok?

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Alergi susu sapi merupakan masalah kesehatan yang kerap terjadi pada anak hingga usia 3 tahun. Sekitar 2-3% anak mengalami alergi susu sapi. Penyebab alergi susu sapi adalah protein rantai panjang yang terkandung dalam susu sapi Gejala alergi protein susu sapi (APSA) pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti asma berat, udem laring, dan anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut.

Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah, diare, dan diare berkepanjangan. Jika anak tidak mendapat pengobatan tepat, anak akan malnutrisi. Lebih muda anak menderita APSA, lebih cenderung mengalami gangguan pertumbuhan.

Sebagian besar alergi susu sapi terjadi pada anak dengan susu formula. Namun tidak menutup kemungkinan anak dengan ASI juga bisa terkena. Hal ini karena ibu mengonsumsi susu sapi atau produk olahannya sehingga protein susu sapi masuk ke dalam ASI dan menyebabkan alergi pada bayi.

Jika anak mendapatkan ASI, dokter biasanya akan merekomendasikan untuk tetap melanjutkan ASI eksklusif. Namun sebaiknya ibu tidak mengonsumsi susu sapi ataupun produk olahannya. Jika bayi mendapatkan susu formula, maka dokter akan merekomendasikan untuk mengganti susu dengan formula khusus agar tidak timbul reaksi alergi.

  • Formula Ekstensif Hidrosilat

Formula ekstensif hidrolisat merupakan susu formula dengan kandungan rantai protein pendek, sehingga sifat alergenik-nya lebih rendah. Formula ini merupakan pilihan utama yang diberikan pada anak yang alergi susu sapi tanpa komplikasi. Produk dipasaran lebih dikenal dengan susu formula PHP.

  • Formula Asam Amino

Ini merupakan susu formula dengan kandungan asam amino. Asam amino adalah komponen penyusun protein, sehingga tidak menimbulkan alergi dan lebih baik daripada formula ekstensif hidrolisat. Sayangnya harga formula asam amino lebih mahal dibandingkan formula ekstensif hidrolisat. Formula asam amino diberikan pada anak yang mengalami gejala alergi susu sapi berat, tidak membaik dengan pemberian formula ekstensif hidrolisat, atau mengalami gagal tumbuh.

  • Formula soya

Formula soya terbuat dari susu kedelai yang telah diproses. Formula ini dapat diberikan pada bayi di atas 6 bulan yang mengalami alergi susu sapi. Formula soya biasanya lebih murah, namun masih bisa menyebabkan alergi pada sebagian anak.

Perlu diketahui, pergantian formula awalnya dilakukan selama 2-4 minggu. Amati apakah ada perbaikan gejala atau tidak. Jika sudah membaik dalam 2-4 minggu, susu formula biasa dapat dicoba dengan pemantauan (uji provokasi). Jika sudah tidak terjadi gejala, artinya anak sudah toleran terhadap susu formula biasa. Namun jika masih menimbulkan gejala, maka pemberian formula pengganti perlu dilakukan selama minimal 6 bulan. Baru kemudian dicoba uji provokasi kembali.

Kami sarankan agar Anda tetap memberikan ASI kepada anak terutama saat usianya masih di bawah 6 bulan dan jika Anda ternyata masih memproduksi ASI. Susu formula hanya dapat diberikan jika ibu tidak memproduksi ASI sama sekali.

Namun jika Anda mengalami kesulitan dalam menentukan susu formula bagi bayi Anda, Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk menentukan jenis formula mana yang cocok diberikan untuk anak yang alergi susu sapi. Kami tidak dapat memberikan nama/merk susu formula tertentu karena terkait kode etik kedokteran. Namun berbagai merek susu formula PHP dan Soya pada umumnya memiliki indikasi yang sama, dan biasanya berbagai produsen susu telah memberikan cita rasa yang lezat sesuai dengan selera buah hati Anda.

Demikian yang dapat kami sarankan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar