Sukses

Anak Sembelit Karena Susu

20 Jan 2017, 09:54 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dokter.. Saya mau tanya, anak saya menyukai rasa chilkid vanila yang reguler, cuma kalau lagi ndak mau makan otomatis hanya susu saja, anak saya jadinya sembelit. Pup nya jadi keras.. susu apakah yang kira2 cocok dengan anak saya? usia anak saya 18 bulan.

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Sembelit atau dalam bahasa medis disebut dengan konstipasi memang kerap terjadi pada anak. Feses menjadi keras dan berbentuk seperti feses kambing.  Bagaimanakah gejala sembelit?

  1. Frekuensi buang air besar pada anak akan berkurang dari sebelumnya,misal pada bayi baru lahir feses terlihat keras dan hanya keluar 1 kali sehari, atau pada anak yang lebih besar feses akan terlihat keras dan keluar 3-4 hari sekali
  2. Terkadang terdapat darah segar di feses
  3. Feses seperti feses kambing, kecil-kecil dan keras
  4. Setelah buang air besar, si kecil merasa tidak nyaman di daerah perut

Banyak kemungkinan mengapa si kecil mengalami sembelit dan banyak cara untuk mengatasinya. Apa yang dapat dilakukan bila si kecil mengalami sembelit?

  1. Lakukan beberapa latihan. Apabila si kecil belum bisa merangkak, lakukan gerakan melingkar pada kaki seolah-olah sedang mengayuh sepeda. Apabila si kecil sudah bisa merangkak atau berjalan, ajaklah bermain yang banyak menggerakkan kaki, seperti mengejar bola atau mainan yang Anda berikan
  2. Pijat perut bayi Anda. Lakukan dengan meletakkan dan menekan dengan lembut di posisi tiga jari di bawah pusar di sisi kiri bawah dengan ujung jari Anda. Lakukan tekanan lembut tapi konstan sekitar tiga menit
  3. Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, cobalah tambahkan air pada susu formulanya. Setelah itu apabila belum membaik, dapat mengganti jenis susu formula dengan yang lain yang mungkin sesuai dengan keadaannya dan dapat mengurangi sembelit. Selain susu formula lain, dapat juga mencoba dengan mengganti dengan susu soya. Untuk lebih jelas, sebaiknya Anda menghubungi dokter anak Anda.
  4. Perbanyak konsumsi air putih, perbanyak makan serat dan kurangi makanan seperti beras, pisang dan wortel yang sudah dimasak yang dapat memicu konstipasi.
  5. Orangtua dan pengasuh dapat mengajarkan pola buang air besar secara teratur dan mengajarkan latihan toilet pada anak sehingga anak terbiasa melakukannya.

Jadi perlu Anda ingat, jangan lupa mengonsumsi bnyak air putih pada anak untuk mencegah anak terkena konstipasi. Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar