Sukses

Penis Perih Setelah Berhubungan Intim

19 Jan 2017, 05:26 WIB
Pria, 25 tahun.

Selamat pagi dok, saya mau tanya tentang hubungan seksual, setelah saya atau ketika berhubungan suami istri dengan istri saya, ketika lagi penetrasi saya merasa perih pada bagian kulit batang penis dan itu mengalami lecet-lecet padahal cairan yang keluar dari vagina saya kira sangatlah cukup untuk melalukan penetrasi. Apakah ini sangat berbahaya bagi alat vital saya? Lalu dampak dari apa sehingga saya mengalami hal seperti ini. Apakah penis saya kurang sehat? Terima kasih atas jawabannya

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Nyeri atau rasa perih pada penis akibat hubungan intim merupakan hal yang umum terjadi, terutama pada pria muda. Seringkali penyebabnya bukanlah hal yang serius. Namun, pada beberapa kasus perlu diperiksakan ke dokter, utamanya bila terdapat gejala lain yang menyertai.

Nyeri akibat hubungan intim

Rasa perih pada penis akibat hubungan intim paling sering disebabkan karena hubungan seks yang tidak dilakukan secara rutin atau dilakukan terlalu lama. Hubungan seks yang terlalu lama membuat kulit penis sensitif terhadap friksi saat penetrasi. Nyeri yang ditimbulkan pada kasus ini umumnya hanya dirasakan pada kulit terluar penis saja. Bila Anda sudah disunat, nyeri yang timbul umumnya terjadi pada kulit batang penis.

Pada orang yang berkulit lebih terang, rasa perih/nyeri ini biasanya disertai dengan kemerahan pada kulit penis. Sedangkan pada yang berkulit lebih gelap, kulit akan terlihat lebih gelap dari biasanya selama nyeri/rasa perih masih ada. 

Sebab lain

Sebab lain dari rasa perih pada penis akibat hubungan seksual adalah akibat alergi terhadap kondom, terutama yang berbahan lateks. Pada jenis ini, nyeri dan iritasi yang timbul akan berkurang dalam 24 jam.

Selain itu, terdapat pula penyebab yang lebih serius seperti penyakit Peyronie dan penyakit kulit seperti liken sklerosus.

Bagaimana mengatasi penis yang nyeri/perih?

Bila rasa perih ini disebabkan karena hubungan intim yang terlalu lama atau alergi, tidak perlu diberikan apapun. Cukup istirahat dari aktivitas seksual selama beberapa hari. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam sehat,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar