Sukses

Muntah Berbusa Warna Putih Saat Maag Kambuh

26 Jan 2017, 10:30 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat pagi dok, salam kenal. Saya ingin bertanya dok, ketika asam lambung saya naik, saya selalu mengeluarkan muntah busa putih. Pertanyaaannya, mengapa hal itu bisa terjadi? Dan apakah itu berbahaya? Jika iya, pengobatan apa yg sebaiknya saya lakukan? Lalu bagaimana upaya untuk mencegahnya? Mohon penjelasannya. Terimakasih dok.

Halo

Terima kasih telah mempercayakan Kami dalam membantu permasalahan kesehatan Anda.

Rasa mual merupakan bagian dari penyakit maag yang biasa disebut gastritis atau radang lambung dan beberapa gangguan lambung lainnya seperti Gastrosophageal Reflux Disease (GERD) serta penyakit-penyakit lain yang bisa menyebabkan mual karena maag. Mual karena maag menjadi gejala yang sangat mengganggu bagi penderitanya. Selain mengganggu aktivitas, rasa mual karena maag dapat membuat nafsu makan berkurang. Sakit maag dan radang lambung pada umumnya terjadi karena adanya luka atau iritasi pada lapisan mukosa lambung dan berakibat pada dinding lambung yang menjadi merah, bahkan bisa mengalami bengkak, berdarah dan luka.

Perlu diketahui bahwa mual karena maag juga bisa menjadi pertanda dari jenis penyakit maag kronis bahkan hingga menjadi tukak lambung atau ulkus peptikum. Mual karena maag juga sering disebabkan oleh penyakit GERD, dimana makanan dan asam lambung dapat naik hingga menuju tenggorokan dan menimbulkan rasa mual.

Hal-hal yang dapat mengurangi gejala mual karena maag, yakni:

1. Minum air putih secukupnya

Mual karena maag dapat di cegah dengan minum air putih. Konsumsi air putih yang cukup dapat menetralisir kadar asam dalam lambung, sehingga gejala sakit maag dapat berkurang.

2. Makan tidak berlebihan

Pilih makanan yang ringan dan tidak terlalu banyak rasa. Lebih baik makan sedikit tetapi sering, dibandingkan dengan makan sekali namun porsinya banyak. Perut kembung dapat menimbulkan rasa mual, terutama pada penderita maag.

3. Hindari makanan yang berminyak dan gorengan

Makanan yang banyak mengandung lemak membuat lambatnya proses pencernaan. Selain itu, makanan yang banyak mengandung lemak juga menyebabkan perut kembung dan berdampak pada timbulnya rasa mual.

4. Makan perlahan tidak terburu-buru

Istirahat sejenak setelah makan besar dengan membuat posisi kepala sedikit ditinggikan. Hindari melakukan aktivitas berat atau olahraga setelah makan. Sebaiknya menunggu minimal 1 jam setelah makan untuk kembali melakukan aktifitas berat ataupun berolahraga.

5. Konsumsi obat anti mual bila kondisi tidak membaik

Apabila mendapati kondisi mual yang berlebihan, sebaiknya Anda segera mengonsumsi obat anti mual sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Demikian hal-hal yang dapat mengurangi gejala mual karena maag. Jika gejala mual karena maag masih berlanut, sebaiknya kosnsultasikan diri Anda ke dokter.

Demikian Penjelasan yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam

 

0 Komentar

Belum ada komentar