Sukses

Sakit Tenggorokan dan Telinga

26 Jan 2017, 09:47 WIB
Wanita, 25 tahun.

Sakit Tenggorokan dan Telinga Sebelah Kanan Pagi Dok, aku mau tanya, sy wanita umur 25 thn. 5 tahun belakangan ini sy sering mengalami sakit tenggorokan sebelah kanan dekat dengan pangkal lidah.. dalam setahun 3-4 kali kambuh.. tenggorokan terasa perih saat menelan makanan, minuman, atau ludah.. sakit tenggorakan ini tidak disertai flu, sakit kepala, batuk, atau demam.. Lalu 2 tahun terakhir ini sy juga sering mengalami sakit telinga sebelah kanan.. dalam setahun bisa 3-4 kali.. saat kambuh bisa berhari-hari.. untuk menunduk atau menoleh akan terasa sakit sekali, seperti ada yg tertarik dari dalam telinga sampai ke leher bagian atas dekat telinga.. biasanya sakit telinga ini kambuh saat saya kecapekan.. untuk sakit telinga ini sy pernah 2x berkonsultasi ke 2 dokter THT yg berbeda.. dokter pertama memberikan resep berupa garamycin gel dan dokter kedua memberikan resep albiotin 300, garamycin krim, dan obat pereda nyeri (ponstan).. telinga kanan saya kadang-kadang masih tetap kambuh (walau tidak sesering dulu sebelum minum obat) dan skrg sy tidak mengkonsumsi obat lg.. Yg ingin sy tanyakan dok, apakah sakit tenggorokan yg saya derita ada hubungannya/berkaitan dengan sakit telinga sy dok? (sakit tenggorokan dan telinga saya tidak pernah kambuh secara bersamaan) Apa penyebab sakit tenggorokan dan telinga saya ini dok? Dan bagaimana cara penyembuhannya? Terima kasih, sy tunggu jawabannya dok..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Sakit tenggorokan yang sering terjadi dapat berupa faringitis (radang pada faring/kerongkongan) atau tonsilitis (radang amandel), atau kombinasi dari keduanya. Pada semua jenis sakit tenggorokan, rasa sakit dirasakan terutama pada saat menelan dan dapat sangat menganggu. Keluhan ini juga bisa disertai dengan keluhan batuk dan pilek.

Faringits dan tonsilitis bisa disebabkan oleh virus dan bakteri. Bila disebabkan oleh virus, keluhan akan menghilang sendirinya dalam waktu kurang lebih 1 minggu. Sedangkan bila disebabkan oleh bakteri, keluhan akan tetap ada selama bakteri tidak diatasi.

Infeksi yang terjadi akibat virus tidak membutuhkan penanganan yang spesifik. Umumnya, cukup minum air hangat, cukup tidur dan makan, serta mengkonsumsi suplemen/vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh akan mempercepat penyembuhan. Obat antiradang atau antinyeri golongan steroid (metilprednisolon) maupun OAINS (non-steroid) dapat digunakan untuk mengurangi keluhan sakit tenggorokan. 

Infeksi yang terjadi akibat bakteri membutuhkan penanganan spesifik, yaitu dengan antibiotik. Pemilihan jenis antibiotik ditentukan oleh dokter setelah melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik sebab bakteri penyebabnya bermacam-macam. Yang paling diantisipasi adalah apabila gejalanya mengarah kepada Strep throat, radang tenggorokan yang disebabkan bakteri Streptococcus Grup A.

Bagaimana kaitannya dengan sakit telinga? Saluran lubang hidung dan telinga kita memiliki muara di tenggorokan. Telinga dihubungkan dengan tenggorokan melalui sebuah saluran yang dinamakan tuba eustachius. Saluran ini berfungsi untuk menetralkan tekanan pada telinga tengah supaya sama dengan tekanan udara luar. Jika terdapat gangguan pada tenggorokan, nyeri juga dapat dirasakan di telinga. Jika nyeri yang Anda rasakan sangat hebat dan terjadi pada waktu lainnya, perlu ditelusuri adanya kemungkinan penyakit lain pada telinga Anda.

Nyeri pada telinga dapat terjadi akibat dari infeksi, trauma terhadap telinga, atau sumbatan pada saluran tuba. Apabila Anda sedang mengalami batuk dan influenza, atau gangguan pada saluran pernapasan Anda, telinga Anda juga dapat terasa nyeri. 

Kami menyarankan Anda untuk  memeriksakan diri ke dokter spesialis THT agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis lengkap, disertai pengobatan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar