Sukses

Pusing, Tekanan Darah Rendah dan Nyeri Dada Seperti Disayat

25 Jan 2017, 13:20 WIB
Wanita, 33 tahun.

Saya mw bertanya dok apa ada hub maag dengan kepala soalnya hampir 1 bulan sy mengalami pusing di kepala spt me jatuh, klw dikerjain sy suka pusing jaln 15 menit, tiba" tengkuk sy sakit dn pundak berat periksa tensi 90/70 kolesteeol tdk ada,tp ttp skrg jg msh pusing dn nyeri di Dada kadang" spt disayat" sy hrs bgmn y dok,trimaksh dok

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Tekanan darah normal untuk orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Sedangkan tekanan darah rendah (hipotensi) merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah rendah hingga dibawah 90/60 mmHg, walau tekanan darah memang bervariasi untuk setiap orang, bisa saja ada yang tekanan darahnya 80/60 namun tidak merasakan apa-apa. Gejala yang dapat muncul saat tekanan darah rendah adalah pusing hingga pingsan, pandangan kabur/gelap, sulit berkonsentrasi, mual, lemas, kaki dan tangan dingin, depresi hingga rasa haus yang berlebih. Jika tekanan darah turun terlalu rendah dapat menyebabkan jantung dan otak kekurangan oksigen sehingga menyebabkan penurunan kesadaran sampai kematian. 

Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh banyak hal yang tidak serius hingga beberapa penyakit seperti kelainan jantung, dehidrasi, kehamilan, gangguan hormonal, perdarahan, dan obat-obatan. 

Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantu meningkatkan tekanan darah adalah : 

1. Konsumsi garam yang lebih banyak

2. Banyak minum air, hindari alkohol

3. Makan yang lebih sehat (porsi lebih sedikit, namun lebih sering, dengan kandungan karbohidrat yang tinggi)

4. Olahraga teratur yang memacu kerja otot dan jantung (aerobik) seperti berenang, lari, bersepeda, dsb selama minimal 30 menit, 3-4x/minggu.

5. Untuk penderita hipotensi ortostatik (gejala: pusing dan gelap mendadak saat merubah posisi dari tidur ke duduk/berdiri): bangun secara perlahan dari tidur/duduk dan jangan menyilangkan kaki saat duduk.

Sedangkan untuk keluhan nyeri dada dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. 

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan kondisi Anda secara langsung ke dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan menyeluruh sehingga diketahui penyebab pasti keluhan Anda dan ditangani dengan sesuai.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan, silakan kirimkan pertanyaan Anda melalui fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar