Sukses

Penyebab Nyeri Payudara?

20 Jan 2017, 12:41 WIB
Wanita, 25 tahun.

Hay klik dokter, Saya mengalami gejala haid (sakit) pada payudara, hari pertama haid terakhir saya tanggal 3 Januari kemarin. Sudah seminggu ini payudara terasa kencang dan puting sebelah kiri terasa sakit jika ditekan. Payudara kanan hanya kencang saja tapi tidak sakit pada puting. Menurut jadwal, haid saya masih 10 hari lagi. Dan saya salah satu yg siklus haidnya tidak teratur. 1. Apakah nyeri puting sebelah kiri saja termasuk normal? 2. Jika payudara terasa kencang H-2 minggu haid berikutnya, apakah normal? 3. Apakah ini nyeri menjelang haid atau gejala kehamilan? Tapi saya tidak merasakan sakit pinggang, mual, pusing dll. Hanya pegal wajar saja dan tidak mengganggu. Mohon bantuannya, klik dokter. Terimakasih :)))))

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi di Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun pertama-tama kami perlu menanyakan beberapa hal seperti: sejak kapan keluhan dirasakan? Apakah teraba benjolan pada payudara? Apakah ada gejala lain seperti kulit payudara kemerahan, bengkak, nyeri saat disentuh, demam, payudara teraba panas?

Nyeri pada payudara disebut dengan mastalgia, dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari peradangan payudara, trauma, tumor, dan akibat menstruasi. Peradangan pada payudara biasanya ditandai oleh warna kemerahan pada payudara, sakit saat disentuh. Trauma disebabkan oleh benturan yang mengenai payudara. Tumor ditandai oleh benjolan pada payudara, yang sebenarnya jarang menimbulkan keluhan nyeri pada awal dari perjalanan penyakit. 

Selain gangguan di atas, menstruasi sendiri dapat menyebabkan keluhan nyeri pada payudara. Biasanya wanita pernah mengalami nyeri pada payudara saat periode haid sebelumnya. Nyeri biasanya terjadi pada kedua payudara, dan menghilang setelah haid selesai.

Untuk dapat memastikan keluhan Anda sebaiknya dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung untuk memastikan diagnosis penyakit pasangan Anda. Jadi kami sarankan agar berkonsultasi ke dokter untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut. 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat:

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. 

Salam sehat,  

0 Komentar

Belum ada komentar