Sukses

Lendir Gatal dan Berbau Amis dari vagina Setelah Berhubungan

18 Jan 2017, 12:56 WIB
Wanita, 22 tahun.

dok saya mau tanya seminggu yang lalu saya berhubungan intim dengan suami saya sebelum saya berhubungan pada celana dalam suami saya terlihat seperti lendir dan sudah 4 hari vagina saya merasa gatal dan mengeluarkan keputihan berbau amis serta menimbulkan bercak luka disekitar bibir vagina apakah itu ciri ciri tertular penyakit kelamin

 

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

 keputihan yang dialami oleh Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Keputihan memang dapat ditularkan dari hubungan seksual.Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. 

Anda dapat berkonsultasi langsung mengenai keluhan Anda dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar