Sukses

BAB Hijau Setelah Minum Susu Formula

17 Jan 2017, 10:04 WIB
Wanita, 32 tahun.

Selamat pagi Dok, saya mau tanya, anak saya usia 4 bulan ASI + Formula, yang saya mau tanya mengapa Dok, ketika anak saya minum susu formula BMT, BAB nya warna hijau, mohon pencerahannya Dok?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Warna feses bergantung pada lama makanan/minuman berada dalam saluran pencernaan dan cairan empedu yang masuk ke saluran cerna dan memberi warna feses. Feses kuning umumnya menandakan bahwa makanan/minuman melewati saluran cerna secara cepat, jika proses pencernaan melambat, maka warna feses dapat menjadi hijau hingga kecoklatan. Pada bayi perubahan warna feses menjadi hijau masih dapat dikatakan sebagai suatu perubahan yang normal, selama tidak disertai oleh keluhan-keluhan lain, seperti nafsu makan menurun, terdapat darah pada BAB, muntah, bayi lebih rewel, berat badan menurun, dan lain sebagainya.

Selain itu feses bayi memang umumnya tidak berbentuk, bisa seperti pasta/krem, berbiji (seeded), dan bisa juga seperti mencret/cair. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Feses yang berubah menjadi hijau dapat terjadi karena bayi Anda hanya mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah lemak. Lemak biasanya didapatkan oleh bayi dari ASI. Namun bukan berarti semua ASI yang diberikan pasti tinggi lemak. Dalam payudaranya, ibu memiliki ASI depan (foremilk) dan ASI belakang (hindmilk).

Saat bayi menyusu, ia akan selalu menghisap ASI depan terlebih dahulu. ASI depan (foremilk) memiliki banyak kandungan gula dan laktosa tapi rendah lemak. Sementara ASI belakang (hindmilk) mengandung banyak lemak. Pada bayi yang diberikan ASI eksklusif, feses yang keluar akan didominasi warna kuning/golden feces, dan warna tersebut normal. Warna kuning ini berasal dari proses pencernaan lemak yang dibantu oleh cairan empedu.

Pada anak yang diberikan makanan lain selain ASI, seperti bayi Anda, menyebabkan terjadinya perubahan pada proses pencernaan dan akhirnya membuat feses bayi berwarna hijau. Bahkan sering juga menyebabkan terbentuknya gas yang terlalu banyak sehingga bayi sering kentut dan merasa tidak nyaman. 

Apabila Anda ingin memberikan susu formula, maka pilihlah susu formula yang sesuai usia anak dan kebutuhan anak Anda. Hindari terlalu sering berganti-ganti susu untuk menghindari gangguan pencernaan seperti konstipasi, diare, atau muntah dikarenakan pencernaannya yang belum sempurna. Pada usia di bawah 1 tahun pun, alergi terhadap susu lebih mudah terjadi.

Apabila Anda ingin mengganti susu formula tersebut, cobalah perlahan-lahan dengan dicampur susu yang lama. Di awal contohnya 1 takar susu lama dan 1 takar susu baru. Cobalah hal ini selama 4-7 hari. Apabila tidak ada masalah atau anak tidak memiliki keluhan, barulah mulai diganti dengan susu yang baru.

Bila memang terjadi keluhan tambahan seperti bayi rewel, perut terlihat kembung atau berat badan yang sulit naik, kami sarankan Anda kembali mengunjungi Dokter Spesialis Anak Anda untuk mengkonsultasikan hal ini sehingga DSA Anda dapat melakukan pemeriksaan langsung, memberikan penanganan yang optimal dan melakukan pemantauan terhadap kondisi anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar