Sukses

MPASI untuk Bayi Usia 5 Bulan

16 Jan 2017, 08:28 WIB
Wanita, 26 tahun.

dok,mau nanya anak saya sekarang berumur 5 bulan,koq berat badanya menurun ya, kira kira 500gr di bulan ini, anak saya nyusu aktif dari umur 1 bulan sudah pakai morinaga bmt.. apa perlu porsi susu atau takaran saya tambah apa sudah boleh di beri mpasi??? soalnya anak saya sudah ada tanda tanda minta makan.. mohon jawabanya dok

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Pada dasarnya, Setiap bayi memiliki takaran berbeda-beda, tergantung pada kondisi badan dan umurnya. Bayi baru lahir biasanya mengonsumsi sekitar 30 ml susu setiap 2-3 jam. Bayi berumur sekitar 1-2 bulan mengonsumsi 30-60 ml setiap 3-4 jam. Saat bayi memasuki usia 2-6 bulan, biasanya mengonsumsi susu sebanyak 60-90 ml. Sedangkan, bayi berusia 6 bulan ke atas biasanya membutuhkan 90 ml atau lebih. Perhitungan tersebut bukanlah perhitungan yang mutlak. Jika bayi menginginkan asupan susu yang lebih,  ibu bisa berikan 30-60 ml susu sebagai tambahan.

Untuk bayi usia 0-6 bulan sebaiknya belum dikenalkan dengan makanan selain ASI. Pada usia 4-6 bulan kemampuan makan bayi mulai berkembang. Pada usia ini, bayi sudah mulai dapat mengangkat kepala dan sistem pencernaan bayi sudah mulai mampu mencerna dan menyerap berbagai jenis bahan makanan. Selain itu, gusi bayi sudah mulai mengeras dan gigi mulai tumbuh. Perkembangan tersebut sudah optimal pada usia 6 bulan, sehingga pemberian MPASI paling baik dimulai pada usia 6 bulan. Pemberian MPASI juga harus dilakukan secara bertahap, dari mulai yang cair, halus hingga yang lebih padat. Pemberian MPASI terlalu dini dapat menyebabkan masalah pencernaan dan metabolisme pada bayi. Hal ini terjadi karena saluran cerna dan tubuh yang belum siap untuk mencerna dan mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Gejala yang dapat timbul dengan pemberian MPASI terlalu dini adalah muntah, kembung, diare, sakit perut, hingga BAB berdarah. Gejala tersebut disebabkan oleh peradangan dan infeksi saluran cerna bayi. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hatilah dalam memilih asupan yang akan diberikan.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan, silakan kirimkan pertanyaan Anda melalui fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam, RF

0 Komentar

Belum ada komentar