Sukses

Seputar Uveitis Anterior

12 Jan 2017, 17:48 WIB
Pria, 20 tahun.

Assalamualaikum, dok apakah uveitis anterior bisa disembuhkan,, terimakasih wassalam..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Uveitis merupakan peradangan pada uvea, yang merupakan lapisan pada mata yang berada di antara lapisan sklera dan retina dan terdiri dari tiga komponen, yaitu iris, badan siliar, dan koroid. Uvea mengandung banyak pembuluh darah yang berperan dalam memberikan nutrisi ke mata. Peradangan pada uvea dapat mempengaruhi kornea, retina, sklera dan bagian vital mata lainnya. Uveitis diperkirakan berperan dalam 10% kebutaan di Amerika Serikat.

Uveitis paling sering terjadi pada usia 20-50 tahun. Gejala uveitis antara lain:

  • Mata merah
  • Mata nyeri
  • Fotofobia (Sensitif terhadap cahaya)
  • Pandangan kabur dan kurang jelas
  • Terdapat bercak gelap di lapang pandang

Uveitis dapat menyerang secara tiba-tiba dengan gejala mata merah dan nyeri, namun dapat pula terjadi secara perlahan dengan mata sedikit merah dan nyeri namun pandangan kabur secara bertahap.

Pengobatan secepatnya diperlukan untuk meminimalisasi berkurangnya penglihatan. Uveitis biasanya hanya peradangan ringan sehingga pengobatan dengan obat tetes mata, terutama yang berisi kortikosteroid dan obat-obatan untuk dilatasi (pembesaran) pupil, adalah pengobatan terutama untuk mengurangi peradangan dan nyerinya. Untuk peradangan yang lebih berat, diperlukan obat-obatan yang diminum maupun disuntik. Komplikasi yang dapat terjadi antara lain seperti glaukoma (peningkatan tekanan bola mata), katarak atau neovaskularisasi (pembentukan pembuluh darah baru) juga perlu diobati dalam perjalanan penyakit uveitis. Bila komplikasi terlalu berat, terapi bedah dapat dilakukan.

Jenis uveitis yang paling sering adalah uveitis anterior, dimana peradangan terjadi di bagian depan mata. Uveitis jenis ini biasanya terbatas hanya menyerang iris, sehingga dinamakan iritis (peradangan iris). Peradangan ini dapat disebabkan oleh kelainan autoimun seperti artritis rheumatoid (peradangan sendi) atau ankylosing spondylitis, namun lebih sering terjadi pada orang sehat yang tidak memiliki penyakit tersebut. Kelainan ini dapat hanya menyerang satu mata saja dan paling sering mengenai orang muda. Riwayat adanya kelainan autoimun merupakan faktor resiko terjadinya uveitis anterior.

Uveitis anterior biasanya terjadi secara tiba-tiba, dan dapat berlangsung selama 6-8 minggu. Uveitis posterior biasanya terjadi secara lambat dan dapat berlangsung lebih lama. Uveitis posterior lebih susah diobati dibandingkan uveitis anterior. Untuk mengatasi keluhan Anda dan mencegah terjadinya komplikasi, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata, guna dilakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang paling tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

Tim Redaksi Medis KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar