Sukses

Perubahan Warna BAB Setelah Konsumsi Susu Formula

12 Jan 2017, 16:38 WIB
Wanita, 0 tahun.

Hello Dokter, saya mao tanya, baru seminggu ini saya ganti ke morinaga PHP, karena awalnya bayi saya tumbuh bintik2 merah di pipi, sama dokter yg imun di blg seperti alergi susu sapi..setelah saya baca2..saya coba pindah ke morinaga php..tapi kok bab nya jadi berwarna hijau ke hitam gitu.. dlu waktu awal pake sufor yg lain bukan merk morinaga,warna bab nya kuning bgs.. apakah berarti tidak cocok dengan sufor yg sekarang juga?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Pada bayi perubahan warna feses masih dapat dikatakan sebagai suatu perubahan yang normal, selama tidak disertai oleh keluhan-keluhan lain, seperti nafsu makan menurun, terdapat darah pada BAB, muntah, bayi lebih rewel, berat badan menurun, dan lain sebagainya. Selain itu, feses bayi memang umumnya tidak berbentuk, bisa seperti pasta/krem, berbiji (seeded), dan bisa juga seperti mencret/cair. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Feses yang berubah warna dapat terjadi karena bayi Anda hanya mengonsumsi makanan yang mengandung rendah lemak. Lemak biasanya didapatkan oleh bayi dari ASI. Namun bukan berarti semua ASI yang diberikan pasti tinggi lemak. Dalam payudaranya, ibu memiliki ASI depan (foremilk) dan ASI belakang (hindmilk).

Saat bayi menyusu, ia akan selalu menghisap ASI depan terlebih dahulu. ASI depan (foremilk) memiliki banyak kandungan gula dan laktosa tapi rendah lemak. Sementara ASI belakang (hindmilk) mengandung banyak lemak. Pada bayi yang diberikan ASI eksklusif, feses yang keluar akan didominasi warna kuning/golden feces, dan warna tersebut normal. Warna kuning ini berasal dari proses pencernaan lemak yang dibantu oleh cairan empedu.

Pada anak yang diberikan makanan lain selain ASI, seperti bayi Anda, menyebabkan terjadinya perubahan pada proses pencernaan dan akhirnya membuat feses bayi berubah warna, dan juga dapat menyebabkan terbentuknya gas yang cukup banyak sehingga bayi terkadang dapat merasa tidak nyaman sesaat.

Kami sarankan Anda untuk mengunjungi dokter spesialis anak Anda untuk mengkonsultasikan hal ini sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan langsung, memberikan penanganan yang optimal dan melakukan pemantauan terhadap kondisi anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

Tim Redaksi Medis KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar