Sukses

ISK yang Tak Kunjung Sembuh dan Keputihan

07 Jan 2017, 09:44 WIB
Wanita, 19 tahun.

halo dok, mengapa ya setelah 3 bulan pengobatan keluhan saya masih belum membaik? saya terkena isk dan infeksi kandungan dan sudah diberi berbagai antibiotik, anti nyeri dsb tetap sakit. perut bagian bawah jika ditekan nyeri kadang sampai menjalar ke perut atas, utk BAK perih dan miss v merah serta perih juga, keputihan seperti susu kental kadang kuning disertai darah. setiap hari saya jg selalu merasa sakit perut sehingga mengganggu aktivitas. saya sudah rajin menjaga kebersihan dan mebasuh dg air bersih setelah BAK dan tidak memakai celana ketat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda pasti sangat mengganggu Anda. 

Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

Untuk memastikan diagnosis ISK dan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum. 

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin. 

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK.

Apabila setelah melakukan saran di atas Anda masih memiliki keluhan nyeri ketika BAK tersebut, maka kami sarankan untuk berkonsultasi langsung kembali ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut, karena ISK berulang dapat menimbulkan komplikasi ke ginjal. Sebaiknya Anda memeriksakan ginjal Anda dengan dokter.

Masalah keputihan tidaklah sama dengan ISK. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.  

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.  

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.  

Bagaimana dengan keputihan Anda?   Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas. Anda dapat ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.  

Oleh karena Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan anda.  

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat. 

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar