Sukses

Bercak Coklat di Kulit Perut

04 Jan 2017, 22:02 WIB
Wanita, 20 tahun.

Malam dok. Saya perempuan umur 20 tahun masih mahasiswi. Beberapa bulan terakhir, di atas pusar saya trdpt bercak cokelat muda. Bercak tsb tidak terasa gatal, tp saya risih dan merasa tdk nyaman dgn adanya bercak tsb. Kira-kira itu apa dan penyebabnya apa? Trs saya harus bagaimana ya dok? Trims

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Jenis pigmen menentukan warna kulit Anda. Ketika Anda sehat, warna kulit akan nampak normal. Tetapi pada penyakit tertentu atau kulit mengalami luka/cedera, pigmen kulit dapat berubah menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi) atau lebih terang (hipopigmentasi).

Pada kasus Anda, yang terjadi adalah hiperpigmentasi pada daerah perut. Umumnya, kondisi hamil atau penyakit Addison membuat produksi pigmen kulit lebih banyak sehingga tampak lebih gelap. Selain itu, paparan kulit terhadap sinar matahari juga sering menimbulkan hiperpigmentasi. Kondisi lain yang bisa menimbulkan hiperpigmentasi pada kulit adalah metal (misalnya karena penggunaan ikat pinggang), kekurangan vitamin B12, atau akibat obat-obatan antibiotik tertentu, antimalaria, dan obat antiaritmia untuk mengatur denyut jantung.

Untuk kelainan kulit, selain perubahan warna perlu dilihat bagaimana karakteristik bercak tersebut. Apakah gatal? bersisik? apakah tepinya jelas atau samar? Seberapa besar luasnya? Apakah menimbul atau sama rata dengan kulit sekitar? Bagaimana awalnya? Apakah ukurannya sama dari waktu ditemukan atau cenderung meluas? Apakah sudah pernah diobati atau dioles obat tertentu?

Bila bercak ini murni kelainan kulit tanpa ada gangguan lain yang lebih serius, umumnya dokter akan memberikan krim hidroquinon 2% agar warna kulit merata kembali. Tetapi dokter juga dapat memberikan obat lain tergantung dari hasil pemeriksaan. Karena itu, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter kulit terkait kondisi ini. Sebab, kelainan kulit perlu dilihat langsung agar didapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam sehat,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar