Sukses

Jika Anak Alergi Susu Sapi dan Susu Soya

03 Jan 2017, 21:26 WIB
Wanita, 33 tahun.

anak sy skg usia 6 bln sjk bayi minum sufor dan bbrp hr yang lalu muntah darah dokter mendiagnosa (tnp test alergen,test darah dll) putra saya alergi susu sapi (gejala lain sprt susah & jarang BAB sjk bayi,fases hijau tua,napas grok2)...susu di ganti yg khusus untuk alergi namun sepertinya masih belum membaik akhirnya sy putuskan sendiri untuk mengganti susu nya dengan susu soya..sepertinya keadaannya mulai membaik dan gemuk namun bbrp hr ini kembali mencret2 (diare) dan kdg munytah (dahak).....apakah anak saya bnr alergi susu sapi??sy pernah membaca artikelkalau susu soya tdk baik bagi kesehatan seksual bayi laki2,benarkah??lalu susu apa yg bai untuk putra saya jika di memang alergi susu sapi namun tdk sy kasih susu soya???

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Apakah anak Anda masih mengonsumsi produk turunan susu sapi seperti yogurt, biskuit susu dan keju?

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai .Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi adalah dengan menghindari alergen penyebab. Gantilah susu yang dikonsumsi anak Anda dengan susu lain yang lebih hipoalergenik (HA). Protein susu sapi dapat menimbulkan alergi yang menetap sampai akhir masa anak-anak. Meskipun demikian, biasanya alergi susu sapi akan hilang dengan sendirinya seiring dengan matangnya saluran pencernaan bayi (pada usia 2-3 tahun).

Anak yang alergi susu sapi jika dipaksa untuk mengkonsumsi makanan yang memicu alerginya (susu formula biasa) akan mengalami reaksi alergi yang terus menerus. Timbulnya reaksi alergi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anak dan membuat anak menjadi lebih rewel. Lebih lanjut, hal tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang anak.Sementara itu, anak hanya diperbolehkan mengonsumsi susu pengganti formula soya atau susu formula jenis hipoalergenik (HA) dan bahan makanan lain bebas susu sapi maupun produk turunannya (keju, yoghurt).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar