Sukses

Hidup Dengan Satu Ginjal

31 Dec 2016, 21:59 WIB
Pria, 30 tahun.

Yth dr... Di tempat Saya mau menanyakan apa saja efek samping dari mempunyai satu ginjal, dan apa bisa mempunyai keturunan jika cman mempunyai satu ginjal? Ats jawabannya saya ucapkan Tks

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Sebelum kami menjelaskan bagaimana manusia dapat bertahan hidup dengan satu ginjal, izinkan kami untuk menjelaskan terlebih dahulu bagaimana ginjal berkontribusi dalam tubuh dan kehidupan manusia.

Ginjal merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh kita. Organ ini menjadi organ utama dalam beberapa fungsi pokok tubuh, antara lain:

  • pemeliharaan keadaan stabil dinamis lingkungan cairan tubuh,
  • memegang peranan penting dalam pembuangan sisa-sisa metabolisme,
  • regulasi volume esktraselular,
  • keseimbangan elektrolit,
  • dan keseimbangan asam dan basa tubuh.

Ginjal juga meproduksi dan mengeluarkan hormon eritropoetin, bentuk aktif vitamin D3 (calcitriol), serta enzim renin. Eritropoetin bekerja pada sumsum tulang untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Calcitriol bekerja pada sel-sel usus untuk absorpsi kalsium makanan, dan pada tulang untuk memobilisasi kalsium dari tulang ke darah. Sedangkan renin berfungsi dalam mempertahankan tekanan darah.

Manusia bisa hidup dengan hanya satu ginjal. Sebetulnya, tubuh manusia tidak memerlukan dua ginjal, fungsi-fungsi di atas dapat dijalankan oleh satu ginjal saja. Banyak orang yang lahir dengan satu ginjal.

Sebagian besar dari mereka menjalani hidup tanpa mengetahui bahwa mereka hanya memiliki satu ginjal. Tidak ada insiden peningkatan gagal ginjal pada orang yang lahir dengan satu ginjal, atau mengalami gagal ginjal karena satu ginjal diangkat.

Orang dengan satu ginjal dapat hidup seperti biasa, bahkan tidak ada pengaturan makanan tertentu kecuali ginjal yang tertinggal memang memiliki masalah.

Namun, ada baiknya minum dalam jumlah banyak, dan makan makanan yang sehat, seimbang kalori dan nutrisinya. Aktvitas sehari-hari pun tidak dibatasi, dan sebaiknya hindari aktivitas-aktivitas yang membuat ginjal lebih rentan terhadap trauma.

Selain itu perlu dilakukan tes laboratorium analisi urin dan pengukuran tekanan darah tiap tahun, sedangkan fungsi ginjal diperiksa tiap beberapa tahun. Ada indikasi bahwa orang yang pada usia dewasa mendonasikan salah satu ginjalnya untuk transplantasi bisa memiliki tekanan darah yang sedikit tinggi dan peningkatan protein dalam urin dalam jumlah sedikit 10 – 15 tahun setelahnya. 

Mengenai keturunan, orang yang hidup dengan satu ginjal tentu saja dapat memiliki keturunan selama organ reproduksi dan hormon seksual yang ada pada dirinya bekerja dengan normal dan optimal.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar