Sukses

Bolekah Anak Makan Makanan Pedas?

27 Dec 2016, 11:32 WIB
Wanita, 27 tahun.

dokter,anak saya usia 3tahun 1bulan...dia suka mkan yg agak pedas2,gimana dokter,apakah bahaya bagi pencernaannya dokter?

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Menurut Kristi King, seorang ahli gizi senior di Rumah Sakit Anak Texas dan Juru Bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, anak juga ingin mengonsumsi makanan yang terasa enak, sama seperti orang dewasa. Apabila sewaktu menyusui Anda sering mengonsumsi makanan pedas, kemungkinan toleransi anak terhadap makanan pedas akan meningkat, karena rasa dan substansi yang terkandung di dalam makanan pedas yang Anda konsumsi diteruskan ke ASI.

Walaupun jarang menimbulkan alergi, namun makanan pedas dapat mengiritasi saluran pencernaan anak. Karena itu, selama Anda mengenalkan makanan dengan bumbu yang lebih kuat, berikanlah dalam jumlah yang lebih sedikit terlebih dahulu untuk mengetahui apakah anak bisa menolerasi makanan tersebut. Dengan cara ini, Anda dapat mengenali penyebabnya dan tidak memberikan lagi makanan tersebut apabila anak terkena sakit perut. Namun, apabila anak dapat menoleransi makanan pedas, orangtua bisa tetap memberikan makanan tersebut pada anak, karena cabai dan paprika adalah makanan yang kaya akan nutrisi.

Manfaat dari zat yang terkandung dalam cabai, antara lain:

  • Berbagai bentuk, ukuran dan warna, pedas maupun yang manis, cabai dan tumbuhan sejenisnya adalah makanan rendah kalori yang kaya akan vitamin A dan C, kalium, asam folat, serta serat.

  • Paprika merah memiliki 11 kali lebih banyak betakaroten dan 1,5 kali lebih banyak vitamin C dibandingkan paprika hijau.

  • Cabai memiliki kandungan lycopene, yang merupakan antioksidan kuat untuk melindungi diri dari kanker dan penyakit jantung.

  • Kandungan capsaicin pada paprika diketahui dapat melawan peradangan. Pasalnya, capsaicin sering digunakan sebagai obat berbentuk krim kulit untuk artritis (radang sendi) dan nyeri lokal lainnya.

  • Menurut beberapa penelitian, Dihidrocapsiate (DCT) yang terkandung di dalam cabai dapat membantu membakar lemak pada subjek penelitian ketika dimakan 3 kali sehari.

  • Pada penelitian menggunakan hewan, komponen yang terkandung di dalam cabai dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan menjaga bakteri sehat di dalam usus.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar