Sukses

Keluar Cairan dan Nyeri di Kemaluan

24 Dec 2016, 21:20 WIB
Pria, 24 tahun.

terasa nyeri pada alat kelamin saya trus keluar lendir dari kelamin saya tnpa terasa jika agak tegang terasa tmbh nyeri kelamin saya sakit apa saya ini dokter?

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Cairan keluar dari penis dapat terjadi secara normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.  Secara patologis, cairan keluar saat tidak ada rangsangan seksual. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya. Bagaimana dengan detil keluhan Anda?

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan dan gangguan berkemih, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan cairan yang keluar dari kemaluan.

Penyebab tersering kencing nanah adalah Gonorea / Raja singa. Gonore / Kencing Nanah / Raja Singa merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan kelamin, tetapi juga kontak secara langsung dengan eksudat yang infektif.

Penularannya adalah melalui kontak hubungan seksual dan pertukaran cairan tubuh. Bergonta-ganti pasangan dalam berhubungan intim adalah salah satu penyebab paling sering terjadi. Pun penularan dari alat bantu seks dapat terjadi juga. Hal yang pastinya, prinsip penularan penyakit tidak akan terjadi jika melakukan pola hubungan seksual yang sehat (tidak berganti-ganti pasangan) dan dilakukan secara tanggung jawab.

Selain infeksi tunggal, dapat juga terjadi infeksi campuran antara gonore dengan bakteri lain. Untuk itu, kami sarankan Anda tetap kontrol dengan dokter dan memberitahukan perkembangan keluhan Anda.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar