Sukses

Suka Sesama jenis, Bagaimana Mengatasinya?

25 Dec 2016, 12:55 WIB
Pria, 31 tahun.

maaf sblmnya... slamat malam.. sy pria berumur 31th.. sy duda sudah 9th.. bgini dok.. saya akui skrng sy adalah seorang gay.. memang rasa senang melihat pria dengan type yg sy sukai tlah sy rasakan dr SMA.. sekedar info sy kehilangan figur seorang ibu saat sy umur 14th.. jd sy sdh tbiasa melakukan hal2 Rumah tangga yg biasanya dlakukan saat alm ibu msh ada.. saya tdk sissy dok. dan tdk ada seorangpun yg pernah mengatakan itu pd saya.. tlebih saya sering unggul dr tmn2 sy memgenai pasangan yg kami punya dulu.. pastinya saat itu wanita.. lalu singkat cerita saat saya cerai dngn mantan istri di umur 24 sy mulai penasaran dngn orientasi sexual sejenis yg dl sy sempat pertanyakan dan sy samgkal. kbetulan saat itu internet sangat membantu skali menjadikan sy smp sperti ini.. sngt tdk sulit utk menemukan pasangan dlm dunia sperti ini.. baik yg bs di jadikan pacar atwpun hanya cinta satu malam.. yg jadi mslh dok saat ini sepertinya persentasi sy mnjadi seorang gay makin besar.. katakanlah mnjadi 85%. sy mmng msh tertarik dengan wanita yg cantik.. tapi pengalamn terakhir sy tahun lalu sy ingin mencoba ML dengan pacar wanita sy... krn sy fikir jk sy msh bs menikmati seorang perempuan brarti tahun itu jg sy akan menikah kmbali.. karna memang goals sy dtahun lalu akan menikah.. tapi walhasil sy tdk bs. maaf bkn tdk ereksi dok.. tapi sy tdk menikmatinya.. jk ingin ejakulasi saat berhubungan dngn pacar cewek sy, saya harus berimajinasi sndr memikirkan laki2 yg sy suka.. dr crita ini sy ingin menemukan cara agar sy bs mnjadi laki2 seutuhnya lagi dok.. mohon bantu saya.. bagaimana caranya.. sy tahu LGBT bknlah suatu penyakit.. tapi seingat sy ada satu obat yg dhisap agar kt bs menurunkan libido saya saat bertemu atw saat berfikir ttg laki2.. trimakasih dok sebelumnya.. saya mengaharapkan jawaban atw solusi dr dokter.. slamat malam dan wassalam..

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda dan sangat menghargai keinginan Anda yang kuat dan tulus.

Rasa ketertarikan romantis dan/atau seksual atau perilaku antara individu berjenis kelamin atau gender yang sama dalam dunia medis disebut dengan homoseksualitas. Sebagai orientasi seksual, homoseksualitas mengacu kepada "pola berkelanjutan atau disposisi untuk pengalaman seksual, kasih sayang, atau ketertarikan romantis" terutama atau secara eksklusif pada orang dari jenis kelamin sama, "Homoseksualitas juga mengacu pada pandangan individu tentang identitas pribadi dan sosial berdasarkan pada ketertarikan, perilaku ekspresi, dan keanggotaan dalam komunitas lain yang berbagi itu."

Saat ini, tidak ada kesepakatan ilmiah tentang faktor-faktor yang menyebabkan individu menjadi heteroseksual, homoseksual, atau biseksual -termasuk kemungkinan dampak biologis, psikologis, atau sosial orientasi seksual orang tua. Pengaruh lingkungan juga memegang peranan yang besar.

Terkadang, dalam beberapa kasus, perlu juga dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang lengkap untuk mengetahui apakah terdapat masalah mendasar pada informasi genetik yang menyebabkan perilaku ini. Memang perlu diperjelas terlebih dahulu apakah terdapat masalah anatomik atau fisiologik tubuh atau merupakan masalah psikologik.

Memang dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat untuk bisa kembali menyukai lawan jenis. Sebagai langkah awal, Anda dapat mendekatkan diri dengan Tuhan. Setelah itu, kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam atau dokter spesialis andrologi. Dokter pertama-tama akan membantu Anda untuk mengidentifikasi apakah terdapat masalah fisik atau fisiologik atau psikologik. Jika masalah utamanya adalah masalah psikologik maka dokter akan merujuk Anda ke dokter spesialis psikiatri. Dokter akan menolong Anda untuk mengidentifikasi masalah Anda. Katakanlah kepada diri Anda sendiri dan kepada psikiater bahwa Anda ingin memiliki orientasi seksual yang benar kepada lawan jenis. Lewat konseling dan terapi perilaku maka Anda dan dokter Anda dapat bekerja sama untuk mengusahakan pemulihan. Pertolongan dari pembimbing rohani serta orang terdekat dan terpercaya juga dapat membantu Anda mengingatkan motivasi dan menjaga tekad agar tidak goyah dalam perjalanan pemulihan Anda. Kesabaran dan doa juga akan menjadi "vitamin" yang tepat untuk membantu Anda lebih kuat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar