Sukses

Menentukan Pilihan Susu Formula untuk Anak

22 Dec 2016, 01:44 WIB
Pria, 37 tahun.

Anak saya hampir masuk usia 1 tahun akhir desember nanti dari awal lahir sampai sekarang sudah minum susu formula morinaga bmt, chilmill terapi saat ini dia (anak saya) lagi diare dan berat badannya turun sudah hampir seminggu tetapi anak saya masih aktiv saja dan tidak lemas yng mau saya tanyakan gimana cara menghentikan diarenya dan menaikan berat badannya seperti semula

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Faktor pertama yang Anda harus perhatikan adalah mencari susu formula yang memiliki kandungan gizi mirip dengan ASI. Hal yang dapat Anda lakukan adalah mencermati label kandungan nutrisi yang terdapat pada kemasan susu formula. Pastikan yang tertera memang sesuai dengan nilai nutrisi yang dimiliki produk yang ada.

Faktor kedua adalah usia anak Anda. Susu formula pada umumnya dibagi dua kategori usia, yakni 0 sampai 6 bulan dan 6 sampai 12 bulan. Pembagian ini berdasarkan pada kondisi pencernaan bayi. Bayi berumur 0 sampai 6 bulan belum memiliki sistem pencernaan yang sempurna, sedangkan bayi berusia 6 bulan lebih sudah memiliki sistem pencernaan yang dapat mengolah makanan lain selain ASI. Kandungan gizi di antara kedua jenis susu ini tentunya juga disesuaikan dengan usia buah hati. Penting untuk diingat dan diketahui, khusus rentang usia 0 hingga 6 bulan hanya diberikan dengan rekomendasi dokter karena indikasi kondisi tertentu. Tidak bisa diberikan sembarangan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah jenis susu formula. Secara garis besar, terdapat beberapa jenis susu formula yaitu:

  • Susu formula sapi.
  • Susu formula soya/isolat protein kedelai.
  • Susu protein hidrolisat (ada yang partial, ada yang ekstensif, susu asam amino).
  • Susu formula bebas laktosa.
  • Susu formula spesial untuk bayi prematur atau bayi dengan kondisi spesial.

Susu formula sapi adalah susu formula paling banyak tersedia saat ini. Bahan utama susu formula jenis ini adalah protein susu sapi yang gampang dicerna oleh bayi. Selain protein, susu formula sapi juga mengandung karbohidrat dan lemak susu sapi untuk mencukupi kebutuhan gizi buah hati.

Sedangkan, susu formula bebas laktosa dan susu formula soya adalah susu formula yang dikhususkan untuk bayi yang memiliki intoleransi laktosa yaitu kondisi di mana bayi tidak mampu mencerna laktosa (gula alami dalam susu sapi).

Pada susu formula bebas laktosa, laktosanya telah diganti dengan jenis laktosa lain yang tidak berisiko meningkatkan intoleransi laktosa, sementara susu formula soya terbuat dari protein nabati yang mengandung sukrosa dan glukosa.

Ketiga faktor ini tentunya hanya sebagai pertimbangan dalam memilih susu formula. Jika Anda masih bingung, berkonsultasilah pada dokter spesialis anak tentang susu formula mana yang baik untuk anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Medis KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar