Sukses

Darah Segar Setelah Berhubungan Intim

21 Dec 2016, 15:23 WIB
Wanita, 42 tahun.

Dok, saya menikah sdh 16 thn, dan tdk menggunakan kontrasepsi selama ini, haid normal siklus 25 hari,knp hari ini saat berhubungan intim kluar darah segar, tetapi tdk berlagsung lama, apakah ini berbahaya dok? trima kasih

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Perdarahan setelah berhubungan seksual merupakan hal yang umum terjadi. Perdarahan jenis ini paling sering terjadi pada wanita yang masih dalam rentang usia reproduksi. Jika terjadi pada usia ini, umumnya tidak memerlukan konsultasi dokter lebih lanjut. Bila terjadi pada wanita yang sudah menopause, harus diperiksakan ke dokter sebab jarang terjadi dan harus diketahui apa penyebabnya.

Pada wanita yang belum menopause, sumber perdarahan biasanya di leher rahim. Pada wanita dengan leher rahim yang sehat, friksi dan cedera ringan akibat hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Peradangan leher rahim atau kelainan lainnya (yang sebagian besar tidak membahayakan) dapat menyebabkan perdarahan. Kadangkala, perdarahan vagina akibat hubungan seksual dapat merupakan tanda dari penyakit infeksi menular seksual.

Pada wanita yang sudah menopause, perdarahan setelah berhubungan seksual berasal dari mulut kandung kemih, mulut vagina atau rahim, dan leher rahim. Beberapa di antara penyebabnya yaitu:

  • Radang leher rahim (servisitis)
  • Polip leher rahim (jinak)
  • Friksi akibat hubungan seksual
  • Luka akibat infeksi menular seksual seperti herpes atau sifilis
  • Atrofi vagina
  • Vagina kering
  • Peradangan vagina

Bila Anda wanita premenopause dan mengalami perdarahan vagina sesekali setelah berhubungan seksual yang dapat berhenti sendiri, kemungkinan tidak ada yang perlu dicemaskan. Namun, perdarahan vagina akibat hubungan seksual dapat mengindikasi adanya tumor atau kelainan lain pada leher rahim. Untuk memastikannya lakukan tes Pap Smear. Bila kondisi ini sangat mengganggu Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam sehat,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar