Sukses

Feses Bayi Berdarah

20 Dec 2016, 11:24 WIB
Wanita, 28 tahun.

Pagi dok, saya punya anak usia 2bulan 8hari, semalam saya gantikan popoknya karena BAB. Saya lihat ada lendir putih dan ada darahnya saya tdk tahu apa keluar bersamaan dg BAB atau BAK dok karena saya pakai pampers. Selama ini anak saya minum asi, kemarin juga seharian tdk rewel, hanya td pagi badannya agak hangat. Yg saya mau tanyakan itu lendir bercampur darah kira2 apa dok? Bahaya tdk ya dok? Karena didaerah saya tdk ada DSA saya bingung konsul kemana dok. Terimakasih atas perhatiannya dok.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Apakah darah bercampur dengan feses atau terpisah? Karena jika bercampur berarti memang terdapat gangguan pada sistem pencernaan, tetapi jika terpisah kemungkinan terdapat luka pada saluran anus yang disebut dengan fisura ani. Atau apakah feses bercampur dengan lendir? Karena feses yang bercampur dengan lendir umumnya disebabkan karena adanya infeksi pada sistem pencernaan. Selain kemungkinan tersebut, keadaan lain yang umum terjadi adalah alergi. 

Pada bayi yang masih mendapat ASI eksklusif, makanan yang dikonsumsi ibu dapat mempengaruhi warna dan konsistensi feses bayi, terutama jika bayi menunjukkan reaksi alergi pada makanan tertentu. 

Karena bayi Anda mendapat ASI eksklusif,dan saya asumsikan belum pernah mendapat makanan atau minuman selain ASI. Maka kemungkinan alergi yang didapatkan berasal dari makanan yang dikonsumsi ibu. Umumnya alergi yang dialami oleh bayi adalah alergi susu sapi yang diminum oleh ibu dan keluar melalui ASI. Protein susu sapi tersebut akan merangsang terjadinya colitis alergi, yang merupakan kondisi dimana seorang bayi mengeluarkan darah pada fesesnya.

Sehingga sebaiknya Ibu menghentikan sementara konsumsi susu sapi atau makanan yang mengandung protein susu sapi seperti kedelai atau telur dan makanan lain yang mungkin memiliki ‘bahan tersembunyi’ yang dapat menimbulkan alergi. Pikirkan kemungkinan pemberian suplemen yang mengandung kalsium dari dokter Anda, semenjak susu seringkali dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan kalsium sehari-hari. 

Selain mempengaruhi sistem pencernaan, alergi susu sapi dapat memberikan gejala pada kulit seperti kemerahan atau gatal. 

Jika bayi Anda tetap sehat, tetap mau minum ASI dan tidak mengalami penurunan berat badan, Anda tidak perlu khawatir. Teruskan pemberian ASI pada bayi Anda, namun tetap awasi makanan Anda. Jika keadaan berlanjut terus, konsultasikan kepada dokter anak Anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar