Sukses

Olahraga untuk Kolesterol

14 Dec 2016, 12:34 WIB
Pria, 23 tahun.

dok saya berolahrga lari setiap sore sepanjang kurang lebih 3 km setiap hari. kemudian melakukan aktifitas gym 1 jam dimulai pukul 8 sampai 9 malam setiap senin sampe jumat. apakah rutinitas olahrga saya akan menjauhkan saya dari kemungkinan kolestrol tinggi ? catatan saya tidak mengkonsumsi sayuran dok

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

 

Pada hakikatnya tubuh manusia masih membutuhkan kolesterol untuk pembentukan senyawa-senyawa yang memiliki inti sterol seperti vitamin D, hormon-hormon anabolik, serta empedu. Tujuan dari diet ialah untuk mencukupkan kadar kolesterol yang ada dalam darah, yang secara tidak langsung bersamaan dengan proses pengurangan berat badan. 

Cobalah untuk makan dalam porsi yang sedikit namun dengan frekuensi tinggi. Hindarilah makanan yang mengandung lemak jenuh, dimana pada umumnya lemak jenuh terdapat pada daging sapi, kambing, babi, susu full cream atau susu murni, jeroan, mentega, kuning telur, dan keju. Disamping bahaya lemak jenuh pada lemak hewani tersebut, masih terdapat ancaman yang dihindari dari lemak nabati, seperti halnya minyak kacang dan minyak kelapa sawit.

Bahan yang mengalami salah persepsi oleh jebakan trik pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan produsen minyak goreng. Masyarakat di perkenalkan oleh minyak goreng yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang tanah, minyak biji kapas, minyak kacang kedelai, minyak jagung dan minyak bunga matahari sekalipun. 

Memang benar adanya minyak sayur yang berasal dari tumbuh-tumbuhan memiliki kandungan lemak tak jenuh dalam komposisi produknya, namun sedikit yang mengetahui bahwasanya lemak jenuh tetap akan muncul ketika sampai pada proses pencernaan manusia. Sedahsyat apapun minyak goreng tersebut mengklaim dirinya memiliki lemak tak jenuh, tetap saja, ketika masuk ke tubuh manusia, akibat reaksi proses pencernaan alamiah dengan kehadiran minyak goreng tersebut pada tubuh maka akan terformulasikan yang menghasilkan lemak jenuh jua.

Jadi intinya, kurangi makanan yang melalui proses goreng-gorengan. Jikapun sudah terlanjur mengonsumsi, imbangkan dengan berolahraga. Dengan harapan, lemak jenuh dapat terbakar habis menjadi energi.

Mulai pilihlah makanan yang tinggi karbohidrat atau banyak tepung dan serat seperti roti, beras, gandum. Konsumsi ayam tanpa kulit. untuk kebutuhan nutrisi pada daging, gantilah dengan putih telur. Kurangi pula makanan yang mengandung kaya gula, seperti es krim, cokelat, soft drink, gula-gula, dan lainnya.

Olahraga yang perlu dilakukan adalah olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan (endurance), dan tidak menambah peningkatan tekanan (pressure), contohnya jalan kaki, bersepeda, senam, renang, dan olahraga aerobik. Sebaiknya hindari olahraga yang bersifat kompetisi (sepak bola, futsal, bulu tangkis, tenis, dll) karena cenderung memacu emosi sehingga mempercepat peningkatan tekanan darah. Olahraga mengangkat beban juga tidak diperbolehkan karena dapat meningkatkan tekanan darah secara mendadak.

Penting untuk diperhatikan, agar bermanfaat, olahraga harus dilakukan secara teratur, yaitu 3 - 5x seminggu, masing-masing 30 - 60 menit. 

Selain itu minum obat secara teratur dari dokter juga penting untuk menurunkan kadar kolesterol Anda. Bila ada keluhan lebih lanjut, Anda dapat memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis penyakit dalam atau dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar