Sukses

Kolesterol dan KB

10 Dec 2016, 22:19 WIB
Wanita, 28 tahun.

dokter... saya punya kolesterol 250.... amankah saya KB suntik/pil ? mohon pencerahannya

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kontrasepsi hormonal kombinasi (kontrasepsi pil kombinasi) memiliki pengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah. Komponen estrogen dari kontrasepsi pil kombinasi oral meningkatkan eliminasi (menurunkan) kolesterol LDL (kolesterol “jahat”) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol “baik”). Estrogen oral juga meningkatkan kadar trigliserida, namun pada perempuan dengan peningkatan kadar HDL dan penurunan kadar LDL, peningkatan ringan kadar trigliserida ini tidak meningkatkan penebalan dinding pembuluh darah arteri.

Komponen progestin pada kontrasepsi pil kombinasi oral berlawanan dengan perubahan yang disebabkan oleh estrogen. Karena itu, pemilihan dan dosis progestin dalam kontrasepsi kombinasi tersebut dapat mempengaruhi perubahan keseluruhan kadar lemak atau lipid; kombinasi dengan jumlah progestin yang lebih sedikit akan lebih meningkatkan kadar HDL dan sedikit meningkatkan kadar trigliserida.

Kadar kolesterol tinggi dapata merupakan salah satu penyebab terjadinya berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah. Kadar kolesterol yang tinggi perlu diturunkan dengan cara minum obat anti-kolesterol, mengatur pola makan dan olahraga. Apakah saat ini Ibu minum obat anti-kolesterol? Jika ya, teruskan; jika tidak Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium kadar kolesterol darah Ibu.

Jika memang Ibu tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung lain (faktor keturunan,  tekanan darah tinggi,  berat badan berlebih, tekanan darah tinggi, merokok) dan kadar kolesterol Ibu terkontrol (dengan obat serta perubahan gaya hidup), berdasarkan petunjuk yang dikeluarkan oleh The American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG), Ibu dapat mendapatkan kontrasepsi kombinasi oral dengan dosis estrogen kurang dari atau sama dengan 35 mcg. Kadar kolesterol darah puasa harus sering dimonitor setelah Ibu mulai mendapatkan kontrasepsi kombinasi oral tersebut; jika kadar kolesterol darah sudah mulai stabil, pemeriksaan dapat dilakukan lebih jarang. Namun, jika kadar kolesterol LDL Ibu tidak terkontrol (> 160 mg/dL) atau memiliki faktor risiko penyakit jantung lain, sebaiknya dipilih metode kontrasepsi lain, seperti IUD. Berdasarkan penilitian, kontrasepsi hormonal yang mengandung progestin saja tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kami sarankan Ibu mendiskusikan mengenai pemilihan metode kontrasepsi ini dengan dokter Anda untuk menimbang kekurangan dan kelebihannya sesuai dengan kondisi kesehatan Ibu saat ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan, silakan kirimkan pertanyaan Anda melalui fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar