Sukses

Penyebab Pilek Setiap Pagi

10 Dec 2016, 23:57 WIB
Pria, 0 tahun.

Anak saya sering flu pada pagi hari atau udara dingin. Hampir setiap hari, anak saya sudah berobat dan minum obat sampai habis tapi masih saja flu tiap pagi. Saya san suami memang punya riwayat alergi terhadap debuh dan udara dingin. Apakah anak saya juga bisa mengalami hal yang sama ?

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Berdasarkan informasi yang Anda berikan, kemungkinan yang dialami anak Anda adalah rhinitis alergi. 

Alergi pada dasarnya adalah reaksi tidak normal pada sistem kekebalan tubuh. Hingga sekarang, para ahli belum menemukan faktor utama penyebab alergi. Namun hipotesis yang ada menyebutkan bahwa alergi bisa didapat melalui faktor keturunan/genetik dari orang tua. Alergi seseorang akan kambuh jika sistem kekebalan tubuhnya bereaksi berlebihan terhadap suatu zat asing yang masuk ke dalam tubuh (contohnya: partikel debu, serbuk sari bunga, suhu dingin, dan sebagainya). Pada umumnya alergi tidak berakibat serius bagi penderitanya, namun dalam beberapa kasus, penderita alergi akan mengalami reaksi alergi yang dapat berakibat fatal. Separti yang telah kami jelaskan, kemungkinan besar anak Anda menderita rhinitis alergi yang menimbulkan gejala berupa bersin dan pilek pada waktu-waktu tertentu (pagi/malam) dan terkadang disertai keluhan berupa batuk.

Alergi belum dapat disembuhkan secara langsung. Penelitian mengenai tata laksana alergi masih terus dilakukan hingga saat ini. Adapaun yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kemunculan alergi antara lain:

1. Pastikan Rumah Bersih

Setiap kali masuk ke dalam rumah, tanpa disadari, Anda mempersilakan zat alergen ikut masuk. Zat-zat alergen ini menempel di pakaian, sepatu, rambut, dan kulit Anda. Mandi setelah beraktivitas di luar, membersihkan rumah secara rutin, atau meninggalkan sepatu di luar rumah akan menjaga rumah Anda bebas dari zat alergen. 

2. Pasang Filter Udara

Salah satu penyebaran zat alergen adalah melalui udara. Dengan memasang filter udara di AC atau jendela, tingkat penyebaran zat alergen di dalam rumah akan turun hingga 95%. Cara lain yang jitu adalah dengan menutup jendela supaya serbuk atau debu tidak masuk ke dalam rumah.

3. Kenakan Masker

Mengenakan masker dapat membantu zat alergen masuk ke dalam hidung. Kenakan di saat Anda membersihkan rumah. Pilihan masker tipe N95 dapat menyaring partikel kecil seperti serbuk sari atau debu yang dapat memicu alergi.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Studi menyatakan bahwa anak yang rajin mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah lebih kuat melawan alergi. Jadi, cobalah memasukkan sayuran atau buah-buahan di dalam menu makan anak Anda.

5. Minum Banyak Air

Meminum banyak air membantu menipiskan mukosa di saluran napas sehingga meringankan alergi.

6. Membersihkan Rumah dengan Cara Aman

Hati-hati dengan alat pembersih rumah Anda. Alih-alih membersihkan rumah, alat-alat tersebut malah memicu alergit semakin parah. Beberapa produk pembersih rumah mengandung zat kimia yang bisa mengiritasi saluran hidung. Agar aman, Anda bisa memakai produk yang aman seperti cuka atau baking soda untuk membersihkan debu atau kotoran. Atau beli penyedot debu yang sudah dilengkapi HEPA filter untuk menyaring zat alergen.

7. Penguapan

Mengirup uap adalah cara simpel melegakan saluran pernafasan. Duduk di hadapan wadah berisi air panas lalu tutupi kepala dengan handung dan hirup uapnya. Bila dilakukan secara rutin, metode penguapan ini bisa mengurangi gejala alergi Anda.

8. Hindari Asap Rokok

Asap rokok bisa memicu atau bahkan memperparah alergi. Jadi bila anak Anda merokok, stop sekarang juga dan jauhi orang atau tempat yang penuh asap rokok.

9. Terapi Alami

Ada beberapa obat alami untuk meredakan alergi. Seperti suplemen tanaman obat dari ekstrak daun tanaman stinging nettle atau dari bunga Magnolia, Mint, Dandelion dan lainnya.

Apabila dengan tips di atas gejala alergi anak Anda masih timbul atau memberat, kami menyarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis anak konsultan alergi-imunologi agar dapat dilakukan tes alergi dan penanganan optimal.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat

 

0 Komentar

Belum ada komentar